Pilkada PPU

12 Lurah tak Hadir, Yusran Minta AGM Evaluasi

Bupati PPU Yusran Aspar dalam silaturahmi dengan calon bupati dan wakil bupati terpilih, Abdul Gafur Mas'ud (AGM)-Hamdam.

12 Lurah tak Hadir, Yusran Minta AGM Evaluasi
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Pertemuan Yusran Aspar dengan bupati terpilih AGM, Rabu (11/7/2018). 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar dalam silaturahmi dengan calon bupati dan wakil bupati terpilih, Abdul Gafur Mas'ud (AGM) -Hamdam, memperkenalkan satu per satu pejabat eselon II, lurah dan kepala desa.

Namun dalam pertemuan ini, dari 24 lurah hanya 8 orang yang hadir, sementara untuk kades dari 30 orang hanya tiga yang hadir.

Awalnya, Yusran memperkenalkan para pejabat eselon II termasuk Sekda Tohar.

Yusran dan pejabat sempat tertawa saat Lurah Gersik memperkenalkan diri dan menyampaikan bila sudah 8 tahun menjadi lurah dan belum pernah dipindah.

Baca: Dishub Kaltim Siapkan Forum Keselamatan Pelayaran

"Nanti itu urusan saya, Tolong Pak Sekda dibantu nanti supaya bisa pindah," kata Yusran.

Namun saat mengetahui hanya 8 lurah yang hadir, Yusran mempersilakan kepada AGM untuk mengevaluasi mereka yang tidak hadir.

"Ini menjadi catatan, jadi silakan mereka yang tidak hadir.  Sementara kader yang tidak hadir tidak bisa karena dipilih langsung masyarakat. Biarkan nanti masyarakat yang menilai," katanya.

Yusran mengatakan, ajang ini sebagai bentuk untuk memulai tradisi baru karena selama tiga periode memiliki pengalaman pahit saat akan dilantik menjadi bupati.

Baca: Jabat Tangan Yusran Aspar, AGM Minta Silaturahmi Tetap Jalan

Bahkan persiapan saat dilantik juga kurang mendapatkan dukungan, sehingga hal seperti ini tidak terulang lagi.

Bukan hanya itu, ia juga berharap agar tata kelola pemerintahan bisa berjalan baik karena tugas bupati dan wakil bupati menyelenggarakan pemerintahan, tugas pembangunan.

"Ini juga agar terjadi suasana damai di PPU," katanya.

Sementara calon bupati terpilih, AGM mengatakan, para PNS tak perlu khawatir karena Pilkada sudah usai.

Meski tidak mendukung dalam Pilkada lalu namun tidak menjadi masalah, karena pada prinsipnya tidak kenal maka tak sayang.

"Jadi PNS tak perlu khawatir, pertandingan ini telah selesai dan mari bersama-sama membangun Kabupaten PPU tercinta ini," harap AGM. (*)

Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved