Ditjen PAS Belum Dapat Pastikan Ahok Bebas Bersyarat Bulan Agustus

(Ditjen PAS) Kemenkumham, Ade Kusmanto, belum dapat memastikan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan bebas bersyarat

Ditjen PAS Belum Dapat Pastikan Ahok Bebas Bersyarat Bulan Agustus
TRIBUN/Resa Esnir/Pool
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat menjalani persidangan Lanjutan dugaan penistaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (17/1). 

TRIBUNKALTIM.CO - Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkumham, Ade Kusmanto, belum dapat memastikan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan bebas bersyarat pada Agustus 2018.

"Belum dapat dipastikan pak ahok akan bebas bersyarat bulan Agustus," kata Ade ketika dihubungi, Rabu (11/7/2018).

Ade mengatakan hal itu karena hingga saat ini Ditjen PAS belum menerima usulan pembebasan bersyarat Ahok dari lapas 1 Cipinang.

Baca: Sambil Menangis Nikita Mirzani Ungkap Alasannya Putuskan Pakai Hijab

"Karena sampai saat ini, lapas 1 Cipinang belum mengusulkan pembebasan bersyarat Pak Ahok baik secara Online maupun manual ke Ditjen PAS," kata Ade.

Ahok divonis pada 9 Mei 2017 dengan hukuman 2 tahun penjara setelah dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama atas pernyataan soal Surat Al-Maidah ayat 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Baca: Kecewa Kepemimpinan Wasit, Persiba Kirim Surat Protes ke Komisi Disiplin

Setelah mengajukan Peninjauan Kembali (PK), PK Ahok dengan nomor perkara Nomor 11 PK/PID/2018 ditolak, Senin (26/3/2018).

Tiga hakim Mahkamah Agung yang memeriksa perkaranya yakni hakim Artidjo Alkostar, Salman Lurhan, dan Margiatmo menolak PK Ahok.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ditjen PAS: Ahok Belum Dipastikan Akan Bebas Bersyarat Pada Bulan Agustus, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/07/11/ditjen-pas-ahok-belum-dipastikan-akan-bebas-bersyarat-pada-bulan-agustus.

Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help