Harga Tiket Pesawat Naik, Travel Agen Sebut Ikuti Harga Ditetapkan Maskapai

Salah satu agen perjalanan, TotoGasono Tour & Travel Agent menyatakan penjualan tiket pada peak season masih terbilang normal.

Harga Tiket Pesawat Naik, Travel Agen Sebut Ikuti Harga Ditetapkan Maskapai
Tribun Kaltim/Fachmi Rachman
Suasana chek ini Lion Air masih dipadati penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Senin (25/6/2018). Meski puncak arus balik terjadi 24 Juni lalu, tapi masih terlihat ramai penumpang 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Salah satu agen perjalanan, TotoGasono Tour & Travel Agent menyatakan penjualan tiket pada peak season masih terbilang normal. Hal tersebut disampaikan Eny Fitriani, Ticketing Staff TotoGasono Tour & Travel Agent Balikpapan.

"Secara jumlah standar saja, namun karena harganya memang naik, jadi kelihatannya penjualannya meningkat," ujarnya kepada Tribun di gedung TotoGasono Tour & Travel Agent, Balikpapan, Rabu (11/7).

Fitri mengatakan kenaikan harga tiket lantaran saat ini masih waktu liburan sekolah, masa-masa dimana banyak orang menggunakan jalur transportasi via udara (peak season).

Baca: Penumpang Keluhkan Mahalnya Tiket Pesawat, Surabaya-Balikpapan Tembus Rp 3 Juta

Untuk penjualan tiket, Fitri mengatakan pihaknya mengikuti harga yang ditetapkan maskapai. "Kami kerja sama dengan pihak maskapainya. Jadi harga yang kami jual sama harga jika beli langsung di maskapainya," tuturnya.

Sebagai gambaran, harga tiket saat ini Surabaya tujuan Balikpapan berkisar Rp 1.500.000 dengan maskapai Lion Air. Sedangkan dari Yogyakarta tujuan Balikpapan bisa mencapai Rp 1.600.000 untuk pesawat Lion Air. Sebaliknya, harga tiket dari Balikpapan ke luar Balikpapan masih normal.

Ditanyai tentang bagaimana penjualan tiket secara konvensional menghadapi banyaknya penjualan tiket secara online, Fitri mengatakan lumayan mempengaruhi tingkat penjualan tiket pada agennya. Saat ini situs penjualan secara online di TotoGasono sedang on progress.

Baca: Libur Idul Fitri Sudah Usai, tapi Harga Tiket Pesawat Masih Tinggi; Ini Penyebabnya

"Kalau ditanya berkurang atau tidak, ya lumayan. Tapi ada aja yang kesini. Semisal dia ngecek di online sudah full, orang datang kesini siapa tau di agen tour & travel masih ada," ujarnya.

Fitri melanjutkan, beberapa orang yang tidak terlalu percaya penjualan tiket melalui sistem daring (online) juga tak sedikit yang akhirnya datang ke TotoGasono untuk membeli tiket.

Mengenai harga penjualan tiket di agen dibandingkan dengan penjualan tiket online, menurut Fitri seharusnya tidak ada perbedaan. Namun, ia tidak mengetahui mengapa ada beberapa situs tiket online yang menjual tiketnya dengan harga sedikit miring. (*)

Penulis: Aditya Rahman Hafidz
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help