Kecewa Kepemimpinan Wasit, Persiba Kirim Surat Protes ke Komisi Disiplin

Skor 0-2 tanpa balas membuat Persiba harus rela turun keposisi 10 klasemen wilayah timur, dan merupakan zona degradasi.

Kecewa Kepemimpinan Wasit, Persiba Kirim Surat Protes ke Komisi Disiplin
(persibafc_media)
Persiba melayangkan protes terhadap wasit atas keputusan penalti yang didapat PSMP pada Selasa (10/7/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Persiba Balikpapan mengalami kekalahan beruntun dipekan ketujuh kala bertandang ke markas PSMP Selasa (10/7/2018) kemarin.

Skor 0-2 tanpa balas membuat Persiba harus rela turun keposisi 10 klasemen wilayah timur, dan merupakan zona degradasi.

Usai turun kasta dari Liga 1 menuju Liga 2 pada 2017 lalu, tentu Beruang Madu tidak ingin kembali turun ke Liga 3. Namun kenyataannya hasil buruk terus menghantui Persiba.

Baca: Penetapan Paslon Terpilih Pilkada Tarakan Diundur Sampai 23 Juli, Ini Alasannya

Dibalik kekalahan di Mojokerto kemarin, pihak Persiba melayangkan surat protes kepada Komisi Disiplin PT. Liga Indonesia Baru selaku penyelenggara.

Melalui surat tersebut Persiba protes dengan kepemimpinan dan keputusan wasit yang memimpin laga tersebut karena sangat merugikan Beruang Madu.

Pelatih Persiba, Hariyadi, mengatakan pemainnya sudah bermain cukup baik saat laga tandang tersebut. Namun karena beberapa keputusan wasit yang berat sebelah itulah yang mengakibatkan Persiba kurang beruntung.

"Kita tidak offside tapi dibilang offside. Tidak mau komentar banyak soal wasit. Para pemain sudah tampil sangat bagus. Tapi sekali lagi bisa lihat sendiri pertandingan seperti apa, kita layangkan surat protes," katanya Rabu (11/7/2018).

Baca: Disebut sebagai Pengganti Cristiano Ronaldo, Begini Respon Kylian Mbappe

Bahkan saat pertandingan berlangsung terjadi pemukulan terhadap kiper Persiba, Barep Wahyudi, hal tersebut diketahui dari kapten tim Persiba, Siswanto. Serta dua pemain cadangan, dua official, dan dua pelatih PSMP masuk kelapangan untuk ikut mengintimidasi keputusan wasit.

"Ya kiper kita saja dipukul mas. Serta pelatih mereka ikut masuk kelapangan untuk mengintimidasi Barep dan keputusan wasit," katanya Rabu (11/7/2018).

Dengan hasil buruk ini, Persiba berharap dapat terus bermain secara fairplay kedepannya, menghadapi PSBS Biak pada Minggu (15/7/2018) mendatang.

"Kita tetap akan bermain fairplay, semoga saja wasit Liga 2 berbenah," ucap Siswanto.

Penulis: Imaduddin Abdur Rachim
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved