Edisi Cetak Tribun Kaltim

Pilrek Unmul Sempat Ricuh Akhirnya Prof Masjaya Raih Suara Tertinggi

Rapat Senat Universitas Mulawarman (Unmul) akhirnya memutuskan tiga nama sebagai calon Rektor Unmul periode 2018-2022.

Pilrek Unmul Sempat Ricuh Akhirnya Prof Masjaya Raih Suara Tertinggi
DOK/TRIBUN KALTIM
Edisi cetak Tribun Kaltim, 11 Juli 2018. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sempat terjadi kericuhan saat agenda penyampaian visi-misi bakal calon rektor, Rapat Senat Universitas Mulawarman (Unmul) akhirnya memutuskan tiga nama sebagai calon Rektor Unmul periode 2018-2022.

Ketiga nama tersebut adalah Prof DR Masjaya, Prof DR Susilo dan Dr La Ode Rijai.

Tiga calon ini menyisihkan lima bakal calon rektor lainnya melalui pemungutan suara (voting) yang diikuti 85 dari 89 anggota Senat Unmul, Selasa (10/7/2018).

Di tengah intervensi kelompok masyarakat yang mendukung Dr Asnar, salah satu bakal calon rektor, Senat Unmul tetap melanjutkan proses voting.

Hasil voting, Prof Masjaya, Rektor Unmul petahana unggul jauh dibanding pesaingnya dengan raihan 60 suara.

Baca: Begini Histerisnya Pevita Pearce Saat Bertemu Iblis

Di posisi kedua, Prof Susilo, kandidar calon Rektor Unum termuda yang baru berusia 47 tahun.

Dia berhasil mendapatkan 19 suara Anggota Senat.

Sementara posisi ketiga, Dr La Ode Rijai dengan 5 suara.

Sedangkan dua bakal calon rektor lainnya, yakni Dr Sukartiningsih dan Dr Asnar tak mendapatkan suara sama sekali. Semengata, 1 suara rusak.

Prof Masjaya saat dimintai tanggapannya atas hasil rapat Senat Unmul mengatakan, hasil pleno ini merupakan keputusan tertinggi Senat Unmul.

Halaman
1234
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help