Edisi Cetak Tribun Kaltim

Pilrek Unmul Sempat Ricuh Akhirnya Prof Masjaya Raih Suara Tertinggi

Rapat Senat Universitas Mulawarman (Unmul) akhirnya memutuskan tiga nama sebagai calon Rektor Unmul periode 2018-2022.

Pilrek Unmul Sempat Ricuh Akhirnya Prof Masjaya Raih Suara Tertinggi
DOK/TRIBUN KALTIM
Edisi cetak Tribun Kaltim, 11 Juli 2018. 

"Saya bakal calon rektor. Saya berhak masuk ruang ini," teriak Asnar, yang kemudian dipersilakan masuk.

Masuknya Asnar diikuti pendukungnya ke ruang rapat. Walhasil, proses pemungutan suara untuk memilih tiga calon rektor kembali tertunda.

Bebas Tekanan
Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti) mengembalikan semua proses pemilihan calon rektor kepada Senat Unmul.

Hal itu diungkapkan perwakilan Menristekdikti, Wisnu Sardjono Sunarso saat melihat proses Pemilihan Rektor Unmul, yang diwarnai intervensi dari sekelompok masyarakat yang mengusung isu putra daerah.

"Kembali ke peraturan. Senat Unmul harus bebas dari tekanan," ujar Wisnu kepada anggota Senat Unmul.

Menurut Wisnu, apapun yang terjadi, Kemenristek Dikti hanya menerima tiga nama calon rektor yang diusulkan oleh Senat Unmul.

"Kementrian hanya menerima tiga nama saja dari Senat. Kementerian tak ikut intervensi dalam pemilihan tiga nama ini. Nanti, kementerian baru ada hak suara saat pemilihan rektor," tegas Wisnu.

Wisnu juga mengingatkan Senat Unmul untuk mengikuti semua tahapan mekanisme pemilihan rektor yang sudah ditetapkan.

"Supaya nantinya tidak ada gugatan yang muncul di belakang hari akibat ada mekanisme yang tidak dijalankan," tutur Wisnu yang menjabat Kepala Pusat Penelitian Kemenristekdikti.

Diketahui, perjalanan tahapan penyampaian visi-misi, dan pemilihan calon Rektor Unmul sarat dengan intervensi yang datang dari luar kampus.

Intervensi ini datang dari sekelompok masyarakat yang menginginkan Senat Unmul memberikan golden ticket kepada Asnar, yang menjadi satu-satunya bakal calon rektor yang merupakan putra daerah.

Seperti diketahui, penyampaian visi-misi diikuti lima bakal calon Rektor Unmul.

Mereka adalah Dr Asmar M.Si (dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan), Dr La Ode Rinaldi M.Si (Dekan Fakultas Farmasi), Prof Dr Masjaya M.Si (Rektor Unmul). Selanjutnya ada Ir Sukartiningsih M.Sc, Ph.D (Pusat Studi Reboisasi Hutan Tropis Humida ), dan Prof Dr Susilo (Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Unmul). (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help