Polres PPU Kesulitan Identifikasi Mayat yang ditemukan di Nenang

Polres Penajam Paser Utara (PPU) sampai sekarang belum berhasil mengidentifikasi mayat laki-laki yang ditemukan di pinggir empang

Polres PPU Kesulitan Identifikasi Mayat yang ditemukan di Nenang
TRIBUN KALTIM / SAMIR
Sesosok mayat laki-laki ditemukan tewas di salah satu pinggir tambak warga di RT 06, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sekitar pukul 18.30 Wita, Selasa (10/7/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO - Polres Penajam Paser Utara (PPU) sampai sekarang belum berhasil mengidentifikasi mayat laki-laki yang ditemukan di pinggir empang, di RT 06 Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam pada, Selasa (10/7/2018) sekitar pukul 18.30 Wita.

Sementara penyebab kematiannya diduga karena sakit karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh laki-laki paruh baya tersebut.

Ditemui usai HUT Bhayangkara ke-72, Kapolres AKBP Sabil Umar mengatakan bahwa sudah melakukan visum luar terhadap mayat tersebut.

Namun setelah melakukan identifikasi, polisi kesulitan untuk mengetahui identitasnya karena tidak membawa KTP.

Baca: Tiket Pesawat Tujuan Balikpapan Mahal, Siswa SMA Ini Pilih Menunggu di Jakarta

"Kami juga sudah melakukan pengecekan sidik jari.Kami kesulitan karena kemungkinan yang bersangkutan belum melakukan perekaman KTP el," ujarnya.

Namun demikian, Sabil mengaku sudah memerintahkan kepada seluruh Babimkabtimas di kelurahan/desa untuk mencari warga yang kehilangan keluarga.

Bukan hanya itu, juga sudah menyebarkan foto korban dan diharapkan ada warga yang mengakui kalau mayat tersebut adalah keluarganya.

Selain itu. bila selama seminggu tak ada warga yang mengakui, maka kemungkinan mayat tersebut akan dikuburkan.

Baca: Bersihkan Sampah di Pinggir Laut Balikpapan, DLH Pakai Alat Berat

Sebelumnya, sesosok mayat laki-laki ditemukan tewas di salah satu pinggir tambak warga di RT 06, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sekitar pukul 18.30 Wita.

Sampai pukul 21.30 mayat yang mengenakan seragam sepakbola ini belum dievakuasi.

Halaman
12
Penulis: Samir
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help