Pelayanan Kesehatan

RS Hermina Samarinda Komitmen Melayani Pasien Pengguna BPJS, akan Tambah Lagi Fasilitas Ini

Rumah sakit kelas C ini terdiri dari 5 lantai dengan 50 tempat tidur. Dari jumlah tersebut, 26 persen dikhususkan untuk pelayanan kelas tiga.

RS Hermina Samarinda Komitmen Melayani Pasien Pengguna BPJS, akan Tambah Lagi Fasilitas Ini
TRIBUNKALTIM/DOAN PARDEDE
Walikota Samarinda Syaharie Jaang dan istri Puji Setyowati, Direktur RS Hermina Samarinda Anthony Simangunsong menggunting pita saat grand opening RS Hermina di Jalan Teuku Umar, Rabu (11/7/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Rumah Sakit (RS) Hermina Samarinda yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Sungai Kunjang, resmi grand opening, Rabu (11/7).

Momen ini dihadiri Walikota Samarinda Syaharie Jaang, Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif, Direktur Utama Medikaloka Hermina Hasmoro, Direktur RS Hermina Samarinda Anthony Simangunsong, perwakilan Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Samarinda, dan para undangan lainnya.

Walikota Samarinda Syaharie Jaang sangat mengapresiasi langkah PT Medikaloka Hermina Tbk (RS Hermina) yang memilih Samarinda sebagai tempat membangun rumah sakit. Hal seperti ini menurutnya sangat membantu Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim dalam menyediakan fasilitas kesehatan bagi masyarakat.

Apalagi kondisi di Samarinda saat ini, kata Jaang, walaupun sudah ada dua rumah sakit pemerintah yakni RSUD IA Moeis dan RS AW Syahranie serta sejumlah rumah sakit swasta, jumlah daya tampun yang ada masih sangat kurang. "Masih perlu penambahan rumah sakit," ujarnya.

Jaang berpesan agar RS Hermina Samarinda benar-benar memerhatikan masalah pelayanan kepada pasien. Bukan hanya saat pasien dirawat, tapi mulai sejak pasien menginjakkan kaki di RS Hermina. Seluruh pasien, tanpa membedakan-bedakan kelas harus disambut dengan ramah.

Seperti diketahui, kata Jaang, rumah sakit juga merupakan 'perusahaan' yang dalam aktivitasnya, selain mengobati pasien juga mencari keuntungan. Di tengah ketatnya persaingan antarrumah sakit, keramahan dalam pelayanan ini juga menjadi nilai lebih bagi masyarakat, dan akhirnya menjatuhkan pilihan untuk berobat di RS Hermina.

Direktur Utama (Dirut) PT Medikaloka Hermina Hasmoro menyampaikan, RS Hermina Samarinda ini menjadi rumah sakit ke-29 yang didirikan oleh PT Medikaloka Hermina (Hermina Group) di seluruh Indonesia.

Pada tahap awal ini, rumah sakit kelas C ini terdiri dari 5 lantai dengan 50 tempat tidur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 kamar di antaranya (26 persen) dikhususkan untuk pelayanan kelas tiga. Rumah sakit ini juga melayani pasien-pasien BPJS. "Semua RS anggota Hermina Group sudah melayani pasien BPJS. Pelayanan ini merupakan komitmen kami untuk ikut serta dalam program pemerintah," ujarnya.

Direktur RS Hermina Samarinda, Anthony Simangunsong memastikan kuota tempat tidur untuk kelas tiga ini akan terus ditambah, seiring dengan pengembangan rumah sakit ke depannya. "Ini kan di tahap awal. Pasti akan kami tambah," ujarnya. Area parkir pun cukup luas dan mampu menampung sebanyak 225 mobil dan 70 sepeda motor.(*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help