Bakal Pangkas Jumlah Follower, Begini Penjelasan Tim Keamanan Twitter

Sementara, pengikut akun mantan Presiden AS, Barack Obama berkurang sebanyak 400.000.

Bakal Pangkas Jumlah Follower, Begini Penjelasan Tim Keamanan Twitter
REUTERS
Ilustrasi Twitter 

TRIBUNKALTIM.CO - Dalam beberapa hari ke depan, jumlah follower yang dimiliki sebagian pengguna Twitter mungkin akan berkurang.

Pasalnya, Twitter bakal segera menerapkan cara baru untuk menghitung pengikut.

Akun-akun yang dikunci tak bakal lagi ikut dihitung sebagai follower akun manapun yang mereka ikuti.

Walhasil, “Jumlah follower yang ditampilkan di banyak profil mungkin akan turun,” kicau CEO Twitter, Jack Dorsey dalam sebuah tweet.

Menurut Twitter, kebanyakan pengguna hanya akan kehilangan empat pengikut atau kurang. Tapi akun-akun beken dengan banyak pengikut bisa kehilangan follower dalam jumlah besar.

Akun Twitter Presiden AS Donald Trump, misalnya, dilaporkan kehilangan 100.000 follower segera setelah “dihitung ulang” oleh Twitter.

Sementara, pengikut akun mantan Presiden AS, Barack Obama berkurang sebanyak 400.000.

Baca juga:

Lalu Muhammad Zohri, Atlet RI Pertama yang Sukses Raih Medali Emas di Kejuaraan Dunia U-20 IAAF

Kehabisan Tiket Pesawat, Kepulangan  Pemain Borneo FC Tertunda

Bila Cawapres Bukan Cak Imin, PKB Buka Opsi Tak Dukung Jokowi; PDIP Sebut Gimik

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help