Galang Donasi Capai Rp 28 Juta, Jalan Kayu Batu akhirnya Ditambal Batu

Akses Jalan Kayu Batu, Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai, Kukar, yang rusak parah sepanjang satu kilometer mulai ditambal batu.

Galang Donasi Capai Rp 28 Juta, Jalan Kayu Batu akhirnya Ditambal Batu
TRIBUNKALTIM/RAHMAT TAUFIQ
GOTONG ROYONG - Warga dan babinsa bergotong-royong menambal Jl Kayu Batu yang rusak hingga satu kilometer. Material batu ini dibeli dari hasil gerakan donasi Rp 5.000 warga Muara Muntai yang terkumpul Rp 28 juta 

TENGGARONG, TRIBUN - Akses Jalan Kayu Batu, Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai, Kukar, yang rusak parah sepanjang satu kilometer mulai ditambal batu. Pembelian material batu ini diperoleh dari hasil donasi yang mencapai Rp 28 juta.

"Hasil donasi pertama terkumpul Rp 15 juta untuk beli batu dan perbaikan jembatan di Kayu Batu Seberang. Donasi yang baru terkumpul Rp 13 juta untuk beli batu lagi. Maklum, akses jalan Kayu Batu yang rusak ini mencapai sekitar 1 kilometer," ujar Sopan Sopian, Kades Muara Muntai Ulu sekaligus Anggota Forum Peduli Masyarakat Muara Muntai, Rabu (11/7).

Saat ini warga terkendala ketersediaan alat berat untuk menggali batu. Alat berat atau eskavator yang ada masih dipakai perusahaan. "Distribusi batu masih terkendala ketersediaan alat berat, sehingga solusinya kami akan memakai alat manual, seperti cangkul dan sekop," tuturnya. Sedangkan 3 unit dump truk telah siap untuk mengangkut batu.

"Batu ini dipakai untuk menambal jalan yang berlubang, termasuk di kawasan Oloy," kata Sopian. Ia juga meminta peran aktif perusahaan sekitar dalam upaya perbaikan Jalan Kayu Batu dan Oloy.

Selasa (10/7), forum mengundang perusahaan sawit PT JMS dalam sebuah pertemuan yang membahas perbaikan Jalan Kayu Batu dan Oloy.

"Pihak manajemen masih berkoordinasi dengan pimpinan di Jakarta untuk kepastian memberikan bantuan dalam perbaikan Jalan Kayu Batu dan Oloy," ujarnya.

Menurutnya, fokus perbaikan jalan diutamakan jalan putus 200 meter di Oloy. Pengurukannya memerlukan batu sebanyak 200-400 dumptruk. "Karena harus bikin jalan baru di sebelah jalan yang putus di Oloy ini," ucapnya.

Sekedar diketahui, kondisi 2 titik jalan yang rusak di Desa Kayu Batu ini masih berupa tanah. Jalan ini juga berbatasan langsung dengan SungaI Mahakam.

"Jalan rusak ini sudah lama. Longsor atau jalan putus di Jalan Oloy sudah 5 tahunan, sedangkan kerusakan di Kayu Batu sekitar 20 tahunan," ujarnya.

Akses jalan rusak ini dimanfaatkan warga di sejumlah desa, seperti Desa Jantur, Tanjung Batu, Batu, Rebaq Rinding, Pulau Harapan, Muara Muntai Ilir dan Muara Muntai Ulu, bahkan warga dari luar daerah, seperti Kecamatan Muara Pahu dan Penyinggahan, Kutai Barat.

Kerusakan jalan bertambah parah jika turun hujan. Kondisi jalan becek dan lubang jalan digenangi air. Akses jalan ini kerap dikeluhkan warga dan para pengguna jalan.

Akses jalan rusak di kedua titik ini belum pernah sekalipun tersentuh perbaikan. Dari Gerakan Donasi Rp 5.000 yang dilaksanakan sebelum ramadan, kini donasi sudah terkumpul Rp 28 juta. Banyak warga menyumbang di atas Rp 5.000. (top)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help