Harga Telur Masih Tinggi, Pedagang Balikpapan Tak Berani Belanja Banyak

Komoditi kebutuhan pokok pangan berupa telur di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur harganya masih tinggi.

Harga Telur Masih Tinggi, Pedagang Balikpapan Tak Berani Belanja Banyak
TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
Pedagang telur ayam negeri di Jalan Satu, Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kaltim pada Kamis (12/7/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO BALIKPAPAN - Komoditi kebutuhan pokok pangan berupa telur di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur harganya masih tinggi meski Idul Fitri sudah berlalu.

Pengamatan Tribunkaltim pada Kamis (12/7/2018), sekitar pukul 08.00 Wita, di beberapa tempat pedagang penjual telur mengaku harga telur semakin hari semakin naik.

Pengakuan pedagang telur, belum ada terjadi penurunan secara signifikan. 

Satu di antaranya pedagang di Jalan Satu, Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara.

Danang (36), kepada Tribunkaltim mengaku, sudah beberapa hari ini harga telur terus naik.

"Saya juga tidak tahu kenapa harganya terus naik. Barusan saja saya belanja harga belum turun," ujarnya.

Baca: Lebaran Sudah Lewat Tapi Tiket Surabaya-Balikpapan Masih Mahal, Tembus Rp 3 Juta!

Ia mengaku, selama berjualan telur ada beberapa pembeli sempat berat hati karena harga telur terus naik, belum turun harga.

"Pembeli kadang-kadang bingung, kenapa harganya belum turun, padahal lebaran sudah tidak ada lagi," ujar Danang.

Melihat kondisi harga telur yang sedang merangkak naik membuat Danang berpikir untuk berbelanja telur dengan volume yang besar.

Halaman
12
Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved