Kabar Gembira, Ketua RT di Bontang Terima Gaji Rp 1 Juta per Bulan

Rencana Pemerintah Kota Bontang meningkatkan honor 550 Ketua RT se-Kota Bontang akhirnya terwujud.

Kabar Gembira, Ketua RT di Bontang Terima Gaji Rp 1 Juta per Bulan
TRIBUN KALTIM / AMANDA LIONY
Walikota Bontang, Neni Moerniaeni 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Rencana Pemerintah Kota Bontang meningkatkan honor 550 Ketua RT se-Kota Bontang akhirnya terwujud. Pemkot mengalokasikan anggaran Rp 770 juta tahun ini untuk membayar ratusan Ketua RT, Sekretaris dan Bendahara RT di Bontang.

Kabar baik tersebut disampaikan Walikota Bontang Neni Moerniaeni kepada wartawan saat ditemui beberapa waktu lalu. Neni mengaku, keputusan ini diambil setelah pihaknya menerima usulan ratusan Ketua RT di Bontang.

"Aspirasi mereka setelah saya sesuaikan dengan kondisi keuangan, makanya saya kabulkan," ujar Neni.

Baca: Putuskan Pensiun dari MotoGP, Dani Pedrosa Ucapkan Terima Kasih kepada Penggemar dan Timnya

Menurutnya, pelayanan pemerintah tingkat paling dasar berada di RT. Layanan administrasi kependudukan, sosialiasi sejumlah kebiajakan pemerintah yang dilakukan mereka. Untuk meningkatkan etos kerja dalam pelayanan, penambahan insentif Ketua RT diharapkan mampu mendorong perbaikan layanan lebih baik lagi.

Dijelaskan, tahun ini alokasi anggaran dari APBD Kota Bontang dikucurkan Rp 770 juta. Dana tersebut meliputi gaji 550 orang ketua RT. Masing-masing menerima Rp 1 juta per bulannya. Jumlah itu naik Rp 250 ribu dari upah sebelumnya.

Tak hanya Ketua RT, Sekretaris RT pun menerima Rp 250 ribu dan Bendahara Rp 150 ribu. Alokasi anggaran ini diharapkan benar-benar meningkatkan layanan kepada masyarakat. "Mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jadi setelah kenaikan ini supaya layanannya lebih baik lagi," ujar Neni.

Baca: 16 Juli 2018, Cristiano Ronaldo akan Diperkenalkan di Markas Juventus

Ia menambahkan, pemerintah juga berencana membagikan unit komputer jinjing bagi tiap Ketua RT. Fasilitas ini diperuntukkan, agar aparatur dimudahkan dalam proses pelayanan administrasi kepada masyarakat.

Pun demikian, pihaknya masih menghitung beban keuangan daerah untuk merealiasikan program ini. Namun, dirinya optimistis saat APBD Bontang kembali normal (Rp 1,9 Triliun) pemerintah bakal mewujudkan program bagi-bagi laptop untuk ketua RT.

"Kita masih hitung dulu. Karena nanti ada biaya perawatannya dan lain-lain. Kemungkinan bertahap mewujudkannya," pungkasnya. (*)

Penulis: Udin Dohang
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved