Puncak HANI 2018, BNNK Samarinda Beri 6 Penghargaan, 2 Diantaranya Insan Pers

Puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda memberikan sejumlah penghargaan

Puncak HANI 2018, BNNK Samarinda Beri 6 Penghargaan, 2 Diantaranya Insan Pers
Tribun Kaltim/Christoper Desmawangga
Puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda memberikan sejumlah penghargaan ke insan yang dinilai berkontribusi terhadap pemberantasan narkoba, Kamis (12/7/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda memberikan sejumlah penghargaan ke insan yang dinilai berkontribusi terhadap pemberantasan narkoba.

Pemberian penghargaan itu dimaksudkan agar dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang bahayanya narkoba.

Walikota Samarinda Syaharie Jaang, didampingi Kepala BNNK Samarinda AKBP Siti Zaekhomsyah yang langsung menyerahkan penghargaan tersebut.

Baca: Gerombolan Pemuda Rampok Toko Apple, 26 Gadget Senilai Rp 390 Juta Raib dalam 30 Detik!

Penghargaan diberikan ke jajaran Pemkot Samarinda, jasa perhotelan, insan media, Lembaga Swadaya Masyarakat dan masyarakat.

Penerima penghargaan diantaranya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda M Faisal, GM Aston Samarinda Widya Paramantha, Ketua RT 3 Kelurahan Selili Ahmad Dimyati, Ketua FKPM Kelurahan Pelita Marno Mukti, Kepala Biro Antara Didik Kusbiantoro, dan Kepala Biro Tribun Kaltim cabang Samarinda Fransina Luhukay.

"Kita juga beri penghargaan kepada lembaga, baik pemerintahan, swasta, dan masyarakat, serta usaha jasa yang dinilai memiliki andil kontribusi terhadap pemberantasan narkoba dibidangnya masing-masing," ucap Kepala BNNK Samarinda, AKBP Siti Zaekhomsyah, Kamis (12/7/2018).

Baca: Muhammad Zohri Catat Sejarah Baru Indonesia, Deretan Pejabat Ini Ungkapkan Rasa Bangga

Sementara itu, BNNK Samarinda telah melakukan sejumlah upaya dalam pemberantasan narkoba, mulai dari tindakan preventif, represif dan rehabilitasi.

Tahun ini, dari Januari-Juni telah dilakukan 11 kali pengungkapan kasus narkotika, dengan 18 orang jadi tersangka, dengan barang bukti sebanyak 139 gram sabu dan ganja sebanyak 9,5 gram.

"Sejumlah program telah kita jalankan, mulai dari pembinaan masyarakat, hingga upaya penindakan, termasuk melakukan rehabilitasi, dan ini tidak dapat kami atau kepolisian saja, harus semua eleman turut serta dalam pemberantasan narkoba," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help