Diduga Kalah Judi Bola, Warga Mahulu Nekat Minum Racun

bunuh diri yang dilakukan oleh pria yang sahari- harinya bekarja sebagai buru harian lepas ini lantaran tidak menerima karena kalah judi bola

Diduga Kalah Judi Bola, Warga Mahulu Nekat Minum Racun
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO  - Guntur Krismani (21), warga Mahulu nekat menegak racun rumput Rqabu (11/7/2018)

Kapolres Kutai Barat (Kubar) AKBP I Putu Yuni Setiawan melalui Kasat Reskrim AKP Ida Bagus Kade Sutha Astama, Sabtu (14/7/2018) membenarkan jika seorang pemuda bernama Guntur Krismani  warga Ujoh Bilang, Kecamtan Long Bagun, Mahulu, merenggang nyawa setelah meneguk racun rumput.

Menurut Ida Bagus, dugaan kuat aksi bunuh diri yang dilakukan oleh pria yang sehari- harinya bekarja sebagai buru harian lepas ini lantaran tidak menerima karena kalah judi bola pada piala dunia 2018.

Pasalnya di sekitar lokasi kejadian tempat di temukannya koban dirumahnya sendiri, terdapat bekas muntahan yang di duga mengandung racun. 

Baca: Perebutan Posisi Ke-3 Piala Dunia 2018, Sederet Fakta Ini Ungkap Belgia Lebih Unggul dari Inggris

Selain itu, juga terdapat satu gelas kosong dan sebuah kertas yang berisikan, pesan korban. bahwa ia telah kalah judi bola.

“Korban pertama kali ditemukan oleh sodaranya bernama Diky dan Hendara, Rabu (11/7/2018) sekitar pukul 06.30 Wita, di ruang tengah rumahnya, tepat di depan pintu kamar,” tegas Bagus.

Saat ditemukan korban sudah terbaring kaku dan disekitar tubuh korban terdapat muntahan.

Diduga kuat kata Ida Bagus, korban telah meneguk racun tersebut sejak pukul 04.00 dini hari.

“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun sudah tidak dapat tertolong lagi,” jelasnya.

Baca: Nostalgia Sinetron Si Doel Anak Sekolahan yang Kini jadi Film, Ini Metamorfosis 6 Pemeran Utamanya

Ia menegaskan hal itu murni bunuh diri, sebab disekujur tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan.

Begitu juga dengan barang milik korban tidak ada yang hilang.

“Pihak keluarga korban juga sudah menerima hal tersebut,” tegasnya. (*)

Penulis: Febriawan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help