Hari Pertama Masuk Sekolah

Jaang Minta Karyawan yang Antar Anak Hari Pertama Masuk Sekolah Diberi Dispensasi

Jaang juga meminta agar pihak-pihak yang memiliki staf/karyawan, agar diperintahkan untuk mengantar dan menjemput anaknya.

Jaang Minta Karyawan yang Antar Anak Hari Pertama Masuk Sekolah Diberi Dispensasi
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE
Walikota Samarinda Syaharie Jaang bersama istri Puji Setyowati berfoto bersama anak-anak di Plaza Mulia, Jalan Pahlawan, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Samarinda Syaharie Jaang menerbitkan Surat Edaran Bernomor : 421.1/2387/100.01 tentang Hari Pertama Masuk Sekolah.

Surat Edaran ini juga ditujukan kepada Komandam Kodim 0901, Kapolresta Samarinda, Ketua DPRD Samarinda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)/Badan/Bagian/Camat, Kepala BUMN/BUMD, Direktur CV/PT/Pengusaha, seluruh elemen masyarakat.

Jaang, dalam Surat Edarannya yang diterima Tribunkaltim.co, Sabtu (14/7/2018) meminta agar di hari pertama masuk sekolah, Senin (16/7/2018) mendatang, anak yang baru pertama kali masuk sekolah harus diantar oleh orangtua.

Baca: Jangan Kaget, Seporsi Bakso di Kediri Harganya Cuma Rp 2.000!

Jaang juga meminta agar pihak-pihak yang memiliki staf/karyawan, agar diperintahkan untuk mengantar dan menjemput anaknya di hari pertama masuk sekolah.

"Memberikan dispensasi kepada staf/karyawan pada hari itu untuk mengantarkan anaknya dulu, baru bekerja," ujar Jaang dalam surat edarannya.

Jaang menyampaikan, terbitnya Surat Edaran ini untuk menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 4 tahun 2016 tentang Hari Pertama Masuk Sekolah dan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : B/2461/M.PANRB/07/2016 tanggal 14 Juli 2016 tentang Izin bagi Aparatur Sipil Negara di hari pertama masuk sekolah.

Baca: Penjelasan Golkar Mengapa Airlangga Hartarto Dinilai sebagai Cawapres Ideal Jokowi

Jaang juga menyampaikan bahwa anak-anak adalah generasi penerus bangsa, calon pemimpin bangsa yang dalam proses pendidikannya haruslah dengan kasih sayang, penuh perhatian, yang disertai dengan disiplin dan tanggung jawab.

Di hari pertama masuk sekolah ini, kata Jaang, anak-anak masuk ke dunia baru, dari rumah ke pra sekolah (TK/PAUD/RA), dari TK/PAUD/RA ke SD/MI ke SMP/MTs, dan dari SMP/MTs ke SMA/MA/SMK.

"Tentu putra-putri kita memerlukan penyesuaian dan persiapan mental," ujarnya.

Baca: Nostalgia Sinetron Si Doel Anak Sekolahan yang Kini jadi Film, Ini Metamorfosis 6 Pemeran Utamanya

Untuk mendukung anak-anak tadi di tempat yang baru, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah mengantar anak ke sekolah.

"Untuk diserahkan dan dididik oleh bapak/ibu guru di sekolah barunya," ujar Jaang. (*)


Penulis: Doan E Pardede
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help