Edisi Cetak Tribun Kaltim

200 Gedung Sekolah di Kota Samarinda Rusak

menjadi barometer pendidikan bagi daerah lainnya, ternyata tidak menjadi jaminan Kota Samarinda terbebas dari sekolah rusak.

200 Gedung Sekolah di Kota Samarinda Rusak
tribun kaltim

TRIBUNKALTIM.CO ‑ Menyandang status sebagai Ibukota Provinsi Kaltim dan menjadi barometer pendidikan bagi daerah lainnya, ternyata tidak menjadi jaminan Kota Samarinda terbebas dari sekolah rusak.

Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Perubahan RPJMD Kota Samarinda 2016‑2021 yang digelar di Aula Bank Kaltimtara baru‑baru ini, terungkap masih ada sekitar 200 sekolah negeri, tingkat SD dan SMP di Kota Samarinda dalam kondisi rusak.

Data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda, ada 170 bangunan SD dan 45 SMP di Samarinda.

Baca: Persib Bandung Resmi Dapatkan Patrich Wanggai

Sekolah‑sekolah rusak tadi, yang dalam bahasa Dinas Pendidikan disebut sekolah yang tidak memenuhi standar minimal pelayanan pendidikan cukup mudah ditemui di Samarinda. Seperti di sebelah utara Kota Samarinda, tepatnya seputaran Kelurahan Lempake, Samarinda Utara, masih saja ditemui beberapa sekolah rusak.

SMP Negeri 13 Samarinda misalnya. Sekolah, yang berada di tepi Jalan Kartini, jalan poros yang ada di Kelurahan Lempake tampak kurang memadahi.

Untuk menambah ruang kelas, sebuah aula terpaksa disekat dengan triplek. Agar ruangan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) putra‑putri dan tidak menyatu, pihak sekolah juga hanya memberi pembatas berbahan triplek.

Sebenarmya, Pemkot Samarinda telah membangun beberapa lokal baru untuk SMP 13, namun karena anggaran terbatas, pembangunan ruang kelas tidak bisa dilanjutkan.

Tak jauh dari SMP Negeri 13 juga ada SDN 008 Samarinda Utara. Secara umum, kondisi sekolah ini sudah cukup baik. Sebagian kelas terbuat dari beton dan sebagian lagi masih terbuat dari kayu.

Hanya saja, pemandangan sekolah tampak kusam karena rumput dan tanaman liar tidak dibersihkan. Beberapa bagian plafon yang bolong dan hampir tanggal, yang terlihat jelas dari pinggir jalan juga membuat suasana sekolah bertambah kusam.

Baca: Berulang Tahun yang ke 70, Ratna Sarumpaet Sampaikan Permohonan Maaf

Masih di seputaran Kelurahan Lempake juga ada SDN 013 Samarinda Utara. Di sekolah dasar ini, seluruh kelas sudah terbuat dari beton. Tinggal perpustakaan dan mushala yang masih terbuat dari kayu.

Halaman
123
Penulis: tribunkaltim
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved