Mandom Pacu Ekspansi Usaha Paruh Kedua

Detail tidak bisa kami sampaikan, tetapi serapan sekitar 40% dari budget

Mandom Pacu Ekspansi Usaha Paruh Kedua
ILUSTRASI 

> PT Mandom Indonesia Tbk kembali merilis produk baru
TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Ekspansi bisnis PT Mandom Indonesia Tbk agaknya lebih agresif pada semester kedua tahun ini.

Setidaknya, alokasi anggaran yang mereka siapkan untuk menunjang bisnis di paruh kedua lebih besar daripada paruh pertama.

Di semester pertama, Mandom sudah mengucurkan Rp 80 miliar dana belanja belanja modal alias capital expenditure (capex).

"Detail tidak bisa kami sampaikan, tetapi serapan sekitar 40% dari budget," ujar Alia Dewi, Sekretaris Perusahaan PT Mandom Indonesia Tbk kepada KONTAN, Jumat (13/7) pekan lalu.
Total capex Mandom tahun ini mencapai Rp 200 miliar.

Alhasil, emiten yang tercatat dengan kode saham TCID di Bursa Efek Indonesia itu masih memiliki dana Rp 160 miliar untuk dibelanjakan pada semester kedua tahun ini.

Di semester II, Mandom akan memakai capex untuk mendukung peluncuran produk baru. Tapi mereka masih menyimpan informasi tentang produk baru yang dimaksud. Ada pula rencana membeli mesin produksi.        

Mengintip materi paparan publik April 2018, tahun lalu Mandom merilis sejumlah varian dari dua produk Pixy dan Gatsby.

Beberapa diantaranya seperti Pixy Lip Cream Nude Series, Pixy Matte in Love, Gatsby Styling Pomade Urban Dry & Perfect Risean Gatsby Powder Deodorant Body Paper Cool Citrus.

Adapun jumlah pabrik Mandom ada dua di Kawasan Industri MM2100, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Satu pabrik sekaligus menjadi kantor pusat. Sementara pabrik lain memproduksi kemasan plastik dan menjadi pusat distribusi logistik.

Pola Belanja Konsumen
Mandom mencatat, tingkat keterpakaian atawa utilitas pabrik senantiasa menyesuaikan kebutuhan produksi. "Saat ini utilitas di kisaran 70%," terang Alia.

Rencana lain Mandom adalah memperkuat pasar ekspor ke Indochina. Perusahaan tersebut mengandalkan produk hairstyle atau perawatan rambut.

Mandom tentu berharap aneka rencana bisnis di semester kedua bisa menyokong pertumbuhan kinerja sepanjang tahun ini. Pekerjaan rumah mereka bisa jadi tak mudah jika berkaca pada pencapaian kuartal I.

Selama Januari-Maret 2018, penjualan bersih TCID turun 6,86% year on year (yoy) menjadi Rp  681,16 miliar.

Mandom menyebutkan, penurunan kinerja selama kuartal pertama dipicu perubahan pola belanja konsumen. Belakangan konsumen lebih berhati-hati mengeluarkan dananya. (*)

Artikel ini sudah tayang di kontan.co.id dengan judul Semester II, Mandom Indonesia masih akan keluarkan produk terbarunya

Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved