Pilpres 2019

DPD Partai Demokrat Jatim Dukung Jokowi di Pilpres 2019

DPD Partai Demokrat Jawa Timur mengusulkan partainya untuk mengusung Presiden Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Presiden RI Joko Widodo saat meresmikan pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat tahun 2018 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/03/2018) .Partai Demokrat menggelar Rapimnas selama dua hari 10-11 Maret 2018 untuk membahas strategi Pemilu 2018 serta Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019. 

TRIBUNKALTIM.CO, SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur mengusulkan partainya untuk mengusung Presiden Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Usulan ini diajukan setelah DPD melakukan voting mengenai arah dukungan bakal calon presiden di Pilpres 2019 pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Demokrat Jatim di Surabaya, Sabtu (21/7/2018).

Saat itu, pilihan yang diajukan kepada kader hanya ada dua, yaitu Jokowi dan Prabowo Subianto.

Voting diikuti seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat di DPRD, baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, 38 ketua DPC, serta 5 perwakilan DPD Jatim.

Partai Demokrat (PD) Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Hotel Bumi, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Sabtu (21/7/2018).
Partai Demokrat (PD) Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Hotel Bumi, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Sabtu (21/7/2018). (TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI)

Baca: Amankan Inneke Koesherawati usai Lakukan OTT di Lapas Sukamiskin, Ini Alasan KPK

Hasilnya, Jokowi meraih dukungan telak dengan 152 suara dan Prabowo 56 suara.

Sebanyak 6 suara lainnya dinyatakan tidak sah.

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarno mengatakan, selain rekomendasi voting, pertimbangan ini juga didasarkan pada pilihan gubernur terpilih yang juga diusung Demokrat di pilkada lalu, Khofifah Indar Parawansa.

Baca: Setiap Bulan Ritel Modern Balikpapan Beri 49 Ton Kantong Plastik, Sekarang Begini Kondisinya

Khofifah secara terbuka telah mendeklarasikan diri mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019.

"Seharusnya pilihan dari gubernurnya Demokrat juga bisa dijadikan variabel pertimbangan DPP," ujar Soekarwo, yang masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur ini.

Pertimbangan lain, lanjut dia, adalah peluang untuk membuka poros ketiga juga sudah tertutup.

Sebab, bergabungnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke koalisi Jokowi, kans Demokrat untuk menggandeng partai lain demi tercapainya presidential threshold (ambang batas pencalonan presiden) pun hanya tinggal angan.

Apalagi, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah sepakat di poros kedua.

”Dengan PAN juga tidak cukup, tidak sampai 20 persen. Saya rasa tidak bisa ke alternatif ketiga," ungkap Soekarwo. (Tribun Jatim)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Demokrat Jatim Usulkan Partai Merapat ke Jokowi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita di Balik Dukungan Demokrat Jatim untuk Jokowi di Pilpres 2019", https://regional.kompas.com/read/2018/07/23/08154741/cerita-di-balik-dukungan-demokrat-jatim-untuk-jokowi-di-pilpres-2019.

Editor : Caroline Damanik

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Demokrat Jatim Usulkan Partai Merapat ke Jokowi

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved