Seragam Sekolah Bagi Gakin Balikpapan Melalui Subsidi Silang

pemerintah kota perlu melakukan terobosan dalam rangka adanya pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Balikpapan.

Seragam Sekolah Bagi Gakin Balikpapan Melalui Subsidi Silang
Tribun Kaltim
Tribun Kaltim 

TRIBUNKALTIM.CO BALIKPAPAN - Pengadaan seragam sekolah bagi pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kota Balikpapan di kalangan keluarga miskin (Gakin) bisa dibuat semacam subsidi silang.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Syarifuddin Odang, kepada Tribunkaltim disela-sela focus group discussion Pendirian Kebun Binatang di Hotel Platinum Balikpapan, Selasa (24/7/2018) pagi.

Dia menjelaskan, sekolah merupakan hak bagi masyarakat Kota Balikpapan tanpa terkecuali, baik orang mampu maupun orang yang berada dibawah garis kemiskinan.

Baca: 500 Aparat Keamanan Kawal Penetapan Cagub dan Cawagub Terpilih Kaltim 2018

Karena itu tegas Odang, pemerintah kota perlu melakukan terobosan dalam rangka adanya pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Balikpapan.

"Orang yang miskin harus dikasih subsidi silang. Kalau memang benar-benar tidak mampu membeli seragam sekolah. Orangtua yang mampu bisa bantu kasih bantuan. Kan ada pasti orangtua yang mampu," imbuhnya.

Dia ketahui, program seragam sekolah memang dibebankan kepada orang tua murid dengan harga patokan dasar yang sudah ditunjuk ke koperasi sekolah dan pastinya harganya lebih murah dibandingkan dengan di harga pasaran lainnya.

Baca: Begini Ungkapan Amarah Ridwan Kamil Kepada Suporter yang Rusak Venue Asian Games 2018

Mengenai corporate social responsibility dari beberapa perusahaan terkait khusus untuk pengadaan seragam sekolah sampai sejauh ini belum ada upaya ke arah ini.

Menurut Odang, teknisnya pastinya butuh kajian dan diskusi secara matang dari beberapa pihak termasuk Pemerintah Kota.

Baca: Uniknya Souvenir Resepsi Pernikahan Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara

"Lagian harus kita diskusi seperti apa. Harus ketemuan dahulu, pemerintah sama pemberi hibah. Kalau tunggu kumpul belum pasti, mau menunggu lama," katanya.

Penulis: Budi Susilo
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved