Zulkifli Hasan Bertemu Jokowi di Bogor, Direktur LP3ES Pertanyakan Mengapa Tak Ajak Amien Rais
Oesman yakin jika dalam waktu satu atau 2 minggu ke depan Jokowi akan mengumumkan nama tersebut.
TRIBUNKALTIM.CO - Direktur Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Rustam Ibrahim turut menanggapi pertemuan antara Zulkifli Hasan dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor.
Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter @RustamIbrahim yang diunggah pada Selasa (24/7/2018).
Rustam Ibrahim menanyakan mengapa Zulkifli Hasan tidak mengajak Amien Rais untuk sama-sama bertemu dengan Jokowi.
Bukankah katanya Amien Rais juga ingin ketemu @jokowi ???
Baca juga:
Mahkamah Konstitusi Tegaskan Pengurus Partai Politik Dilarang Jadi Anggota DPD
Ousmane Dembele Salurkan Bonus dari Piala Dunia 2018 untuk Bangun Masjid di Negara Asalnya
Dapat Asistensi Polda Kaltim, Penyelidik Kepolisian Balikpapan Investigasi Kasus Pencemaran Minyak
Borneo FC Siap Coret Satu Pemain Asing

Diberitakan Kompas.com, Zulkifli Hasan yang ditemui awak media tidak mengungkapkan isi dari pertemuannya dengan Jokowi.
Meski demikian, ia tidak menyanggah ketika ditanya apakah dalam pertemuan tersebut Jokowi mengajak PAN untuk bergabung dengan koalisinya di Pilpres 2019 mendatang.
"Ya nantilah siang baru saya jawab. PAN kan Insyaa Allah semua membutuhkan. Bukan tadi (ajakan bergabung koalisi). Kalau ngajak kan semua sudah dari dulu," kata Zulkifli.
Pertemuan antara Zulkifli dan Jokowi terjadi setelah pertemuan enam ketua umum Parpol di Istana Bogor, Senin (23/7/2018) malam.
Yakni dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Nasdem Surya Paloh, Ketum PPP Romahurmuziy, dan Ketum Hanura Oesman Sapta Odang.
Dari hasil pertemuan jamuan makan malam di Istana Bogor itu disepakati nama cawapres yang akan diusung oleh partai koalisi Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.