Deretan Potret Mengenaskan Ini Perlihatkan Bagaimana Bahaya Sampah Plastik Ancam Satwa Liar

Potret bagaimana ironisnya satwa liar terkena dampak dari sampah plastik yang dibuang manusia ke laut.

Deretan Potret Mengenaskan Ini Perlihatkan Bagaimana Bahaya Sampah Plastik Ancam Satwa Liar
via Elitereaders
Deretan Potret Mengenaskan Perlihatkan Bagaimana Bahaya Sampah Plastik Ancam Satwa Liar di Lautan 

TRIBUNKALTIM.CO - Berdasarkan studi yang dilakukan World Economic Forum, setidaknya ada 8 juta ton sampah plastik yang berujung di lautan setiap tahunnya.

Hal tersebut bisa digambarkan bahwa ada satu bak truk sampah plastik yang dibuang ke laut setiap menitnya.

Limbah plastik tersebut terdiri dari berbagai macam bentuk, mulai dari tutup botol, kantong plastik, balon, benang pancing, botol plastik dan masih banyak lagi yang jelas membawa dampak buruk pada kehidupan laut.

Ketika satwa liar menemukan sampah plastik yang mengambang di lautan, mereka salah mengartikannya sebagai makanan dan memakan sampah tersebut. 

Baca: Setiap Bulan Ritel Modern Balikpapan Beri 49 Ton Kantong Plastik, Sekarang Begini Kondisinya

Seiring berjalannya waktu, sampah-sampah plastik yang dimakan tersebut menumpuk di dalam perut dan berakibat hewan tersebut mati kekurangan gizi.

Tak hanya itu, banyak juga ditemukan satwa-satwa liar yang terjerat di dalam kemasan plastik atau peralatan memancing yang dibuang atau ditinggalkan manusia begitu saja di laut.

Tentu saja limbah plastik yang menjerat hewan akan menyebabkan para satwa mengalami cedera dan tak sedikit yang berujung kematian.

Baca: Larangan Kantong Plastik Sasar Pasar Tradisional Balikpapan

Hingga kini belum ada dapat yang dapat diandalkan tentang berapa banyak hewan yang terkena dampak akibat polusi laut setiap tahunnya.

Namun sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Plymouth, Inggris tahun 2015 lalu menemukan, terdapat sekitar 44.000 hewan liar yang terjerat sampah plastik dan menelan puing sampah plastik sejak tahun 1960-an.

Tentu saja masalah yang ditemukan dalam studi tersebut tidak bisa dianggap remeh.

Halaman
123
Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Ayuk Fitri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved