Edisi Cetak Tribun Kaltim

Setelah Pendaftaran Tutup, Puluhan Siswa Swasta di Balikpapan Pindah ke Negeri

"Mau masuk ke sekolah negeri bisa diatur, yang penting bisa kasih bayaran. Tahun lalu itu bisa Rp 10 juta sampai Rp 15 juta,"

Setelah Pendaftaran Tutup, Puluhan Siswa Swasta di Balikpapan Pindah ke Negeri
Tribun Kaltim

TRIBUNKALTIM.CO - Perpindahan (eksodus) siswa dari sekolah swasta ke sekolah negeri sudah terjadi sejak tahun lalu.

Dan tahun ini, fenomena pindah sekolah dari swasta ke negeri pun masih terulang. Meski sudah berlangsung kegiatan belajar mengajar, namun ada perpindahan siswa, dialami oleh beberapa sekolah swasta.

Satu di antaranya Lembaga Pendidikan Panca Dharma di Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan. Lembaga pendidikan yang mengelola Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Kejuruaan (SMK). Untuk SMK ada 5 jurusan keahlian profesi yang bersertifikat nasional dan internasional.

Taufan Dibri Jalil, Praktisi Pendidikan Panca Dharma Balikpapan kepada Tribun menjelaskan, berkaca pada tahun sebelumnya, ada kejadian perpindahan siswa dari Panca Dharma ke sekolah lainnya (negeri). Padahal kala itu, kegiatan belajar mengajar sudah berlangsung satu bulan hingga tiga bulan. Anehnya, secara tiba‑tiba ada siswa yang mengajukan perpindahan.

"Saya tanyakan mau pindah kemana. Banyak yang bilang mau pindah ke sekolah negeri. Kami dari pihak sekolah tidak bisa memaksa, tak menghalangi jika itu memang jalan terbaik," katanya kepada Tribun, Senin (30/7).

Baca: Gali Sumur Tua di Rumahnya, Pria Ini Temukan Peninggalan Bersejarah Puluhan Tahun Lalu

Tahun ini, SMP Panca Dharma hampir ada sekitar 17 siswa mengajukan perpindahan ke sekolah negeri. Sementara untuk SMK Panca Dharma ada sekitar 20 orang yang mengajukan pengunduran diri memilih pindah ke sekolah negeri. Data ini masih sementara, akan masih terus berkembang.

"Saya prediksi pasti akan ada lagi. Setiap tahun selalu terjadi. Kami sudah protes ke Dinas Pendidikan jangan ada lagi kasih bangku ke negeri yang sudah penuh tapi sama saja tidak berpengaruh," ujarnya.

Informasi yang diungkapkan Dewan Pendidikan Balikpapan masih ada ribuan calon siswa yang belum mendapat sekolah, karena berharap ingin masuk sekolah negeri meski proses pendaftaran secara daring (online) sudah ditutup.

Baca: Prabowo dan SBY Dikabarkan Sudah Sepakat Pilih AHY jadi Cawapres, Begini Tanggapan PKS dan Gerindra

Menurut Taufan, masih banyaknya calon siswa yang belum mendapatkan sekolah merupakan fakta nyata, karena sangat berkeinginan ke sekolah negeri.

"Sampai sekarang saja kami masih sering terima siswa baru. Kegiatan sekolah sudah jalan tapi masih ada yang mau daftar ke kami," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: tribunkaltim
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved