Kota Adipura Kembali Dihiasi Sampah Plastik di Kawasan Pantai Balikpapan Permai

Seorang warga penjaga lahan di kawasan Perumahan Balikpapan Permai, Toba, mengatakan tumpukan sampah tersebut sudah ada sejak Rabu.

Kota Adipura Kembali Dihiasi Sampah Plastik di Kawasan Pantai Balikpapan Permai
TRIBUN KALTIM/ADITYA RAHMAN HAFIDZ
Tumpukan sampah plastik seperti botol plastik bekas, kemasan plastik bekas makanan dan beberapa sampah organik terlihat 'menghiasi' bibir pantai disepanjang kawasan Pantai Balikpapan Permai akibat pasang surut air laut, Jumat (10/8). 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Aditya Rahman Hafidz

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Masalah sampah seperti tidak ada habisnya di Kota Beriman.

Kali ini, tumpukan sampah plastik seperti botol bekas dan kemasan makanan dan beberapa sampah organik terlihat 'menghiasi' bibir pantai di sepanjang kawasan Pantai Balikpapan Permai, Jumat (10/8/2018).

Seorang warga penjaga lahan di kawasan Perumahan Balikpapan Permai, Toba, mengatakan tumpukan sampah tersebut sudah ada sejak Rabu (8/8/2018) malam.

Ia menduga sampah tersebut berasal dari laut kawasan Balikpapan Permai, yang akhirnya terkumpul bersamaan dengan pasang surut air laut di pantai sekitar Balikpapan Permai hingga di belakang Hotel Le Grandeur.

Baca: Kenalkan Wury Estu Handayani, Istri Cantik KH Maruf Amin

Hingga saat ini, pembersihan belum dilakukan baik dari masyarakat warga sekitar, maupun pihak kelurahan.

"Sampahnya itu mulai dari rabu malam sudah ada. Dia (sampah) itu numpuk karena pasang surut air laut," ujar Toba.

Sementara itu, Lurah Damai, Kecamatan Balikpapan Kota, Qomar Setiawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembersihan minggu lalu, namun, sampah kembali muncul di wilayah tersebut.

"Kebetulan posisi pantai Le Grandeur ini agak mencekung (menjorok ke dalam), jadi ketika gelombang besar, laut pasang, itu sampah darimana pun, cenderung bermuara di pantai ini. Memang selama ini yang membersihkan sampah jika hanya skala kecil, memang diantisipasi oleh pihak (Hotel) Le Grandeur yang memang ada petugasnya di kawasannya, dan masyarakat sekitar membersihkan untuk kawasan Balikpapan Permai " ujar Qomar.

Baca: Gagal Jadi Cawapres Prabowo, Begini Suasana Perayaan Ulang Tahun Ke-40 AHY

Qomar mengatakan, pihaknya bersama masyarakat kerap membersihkan sampah-sampah yang terlihat di kawasan pantai tersebut.

Namun, pemandangan sampah tersebut selalu kembali membuat pemandangan visual yang tak sedap dipandang mata.

Dengan melihat tumpukan sampah tersebut, Qomar mengatakan, Minggu (12/8/2018) pagi rencananya akan dilakukan kerja bakti massal dengan warga sekitar, berkoordinasi dengan pihak Hotel Le Grandeur untuk membersihkan sampah di pantai tersebut.

Dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Suryanto, mengatakan pihaknya akan mengupayakan pembersihan kawasan pantai di belakang Le Grandeur dalam kerja bakti massal.

Baca: Setelah Deklarasi Capres-Cawapres Jokowi-Maruf Amin, di Mana Keberadaan Mahfud MD?

"Bagian Dusit (Le Grandeur) adalah bagian yang harus kita atasi. Saya sudah koordinasi dengan Pak Yusri, Kepala DPU (Dinas Pekerjaan Umum) walaupun armada alat berat DPU sekarang sedang dikerahkan kemana-mana untuk pembersihan sedimen. Mungkin besok tidak langsung tuntas, tapi dalam minggu-minggu ini sudah selesai," ujar Suryanto.

Baca: Berbulan-bulan jadi Buah Bibir, Samsung Galaxy Note 9 Resmi Rilis di Indonesia! Segini Harganya

Kurangnya armada lantaran berbagi tugas membersihkan sampah dan sedimentasi di berbagai kawasan, rencananya besok Sabtu (11/8/2018) dan Minggu (12/8/2018) akan dilakukan pembersihan secara manual bersinergi dengan masyarakat sekitar dan mengerahkan 2 armada dump truck untuk mengatasi masalah sampah tersebut. (*)

Penulis: Aditya Rahman Hafidz
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help