Sudah Terverifikasi Korban Jiwa Gempa NTB Sebanyak 321 Orang

Sudah terverifikasi korban meninggala dunia akibta gempa 7 SR yang melanda Lombok mencapai 321 orang.

Sudah Terverifikasi Korban Jiwa Gempa NTB Sebanyak 321 Orang
ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI
Warga mengangkat sepeda motornya dari reruntuhan rumah pascagempa di Desa Wadon, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin (6/8/2018). Gempa bumi bermagnitudo 7 mengguncang Lombok, Minggu (5/8/2018) malam. 

TRIBUNKATIM. CO, LOMBOK - Jumlah korban akibat gempa 7 SR dan gempa susulannya di wilayah Nusa Tenggara Barat terus bergerak naik. Masuknya laporan korban yang sebelumnya belum dilaporkan oleh aparat Pemda dan adanya korban yang berhasil dievakuasi menambah jumlah korban.

"Dampak gempabumi 7 SR yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat dan Bali, hingga 10/8/2018 siang (H+5) tercatat 321 orang meninggal dunia dengan  sebaran Kabupaten Lombok Utara 273 orang," kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam keterangannya, Jumat (11/8/2018).

Rincin Koban:

  • *
    Proses evakuasi sejumlah warga yang terjebak di reruntuhan masjid saat gempa terjadi. Mereka terjebak di dalam reruntuhan Masjid Jabal Nur di Dusun Ladinglading, Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat saat sedang melaksanakan shalat Isya.
    Proses evakuasi sejumlah warga yang terjebak di reruntuhan masjid saat gempa terjadi. Mereka terjebak di dalam reruntuhan Masjid Jabal Nur di Dusun Ladinglading, Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat saat sedang melaksanakan shalat Isya. (dokumen/BNPB)
    Lombok Utara  253 Orang
  • * Lombok Barat 26 orang
  • * Lombok Timur 11
  • * Kota Mataram 7
  • * Lombok Tengah 2
  • * Kota Denpasar 2 orang

Sebanyak 321 orang meninggal tersebut semuanya sudah diverifikasi. Ada laporan-laporan tambahan jumlah korban meninggal dunia masih dilakukan verifikasi. Artinya jumlah korban meninggal dunia lebih dari 321 orang. Namun masih memerlukan verifikasi.

Pengungsi sebanyak 270.168 jiwa yang tersebar di ribuan titik. Jumlah pengungsi juga diperkirakan bertambah mengingat belum semua terdata dengan baik.

Di beberapa tempat dilaporkan masih terdapat pengungsi yang belum menerima bantuan terutama di Kecamatan Gangga, Kayangan, dan Pemenang yang berada di bukit-bukit dan desa terpencil.

Untuk mengatasi ini sejak 9/8/2018 hingga sekarang, distribusi bantuan menggunakan 3 helikopter dari BNPB dan Basarnas. Bantuan dari darat terus disalurkan.

Bahkan melibatkan banyak relawan dari komunitas pecinta mobil dan masyarakat yang memiliki kendaraan untuk membantu distribusi bantuan. Dapur umum dan pos kesehatan banyak yang didirikan untuk melayani pengungsi.

Data sementara kerusakan rumah mencapai 67.875 unit rumah.

Pendataan masih dilakukan.

Halaman
123
Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help