Batuknya Mirip Cuitan Burung, Setelah Diperiksa Ternyata di Dalam Paru Bocah Ini Terdapat Peluit

Dokter kaget setelah melakukan pemeriksaan kepada pasien balita, suara batuk si bocah itu mirip cuitan burung. Mengapa?

Batuknya Mirip Cuitan Burung, Setelah Diperiksa Ternyata di Dalam Paru Bocah Ini Terdapat Peluit
dailymalil.co.uk
Berdasarkan hasil pemeriksaan X-ray, paru-paru bocah ini mengalami pembengkakan. Setelah dilakukan upaya medik bronkoskopi, dokter berhasiil mengeluarkan peluit dari dalam paru di bocah. 

TRIBUNKALTIM.CO--  Sabtu (11/8) dokter keheranan saat melakukan pemeriksaan kepada seorang balita, mendengar suara batuk si bocah. Betapa tidak saat terbatuk, suara si bocah seperti cuitan burung.

Bahkan dokter yang memeriksanya menjuluki kasus ini sebagai 'Batuk Siulan' dan telah ia terbitkan dalam jurnal The New England Journal of Medicine pada Rabu, 8 Agustus 2018.

VIDEO- Reaksi Bocah yang Menderita Sakit Batuk Bersuara Mirip Peluit

Hasil pemindaian X-ray pada dada bocah itu menunjukkan, paru-paru bagian kirinya mengalami hiperinflasi atau ekspansi paru-paru.

Hiperinflasi sendiri disbabkan oleh sesuatu yang mengalangi saluran udara ke paru-paru atau karena penyakit tertentu.

Hasil pemeriksaan menggunakan X-ray terhadap rongga dada si pasien, terjadi membengkakan pada paru.
Hasil pemeriksaan menggunakan X-ray terhadap rongga dada si pasien, terjadi membengkakan pada paru. (the new england of medicine)

Untuk memastikan apa yang menyumbat saluran pernapasan si bocah, dokter melakukan prosedur bronkoskopi. Bronkoskopi yakni metode memasukkan tabung tipis ke paru-paru melalui tenggorokan.

Walhasil benda yang ditelan oleh si bocah berhasil dikeluarkan, dan ternyata sebuah peluit mainan.

Setelah peluit putih berhasil dikeluarkan, dokter mendapat keterangan bahwa sebelum mengalami batuk siulan, bocah ini memang bermain peluit dan tak sengaja menelannya.

Inilah wujud peluit yang tertelan oleh balita 4 tahun hingga masuk ke paru-parunya.
Inilah wujud peluit yang tertelan oleh balita 4 tahun hingga masuk ke paru-parunya. (the new england of medicine)

Dokter yang menangani kasus bocah tersebut, Dr. Pirabu Sakthivel dari All India Institute of Medical, New Delhi berujar bila si bocah menelan benda lain suara batuknya akan berbeda.

"Sudah ada banyak kasus terkait benda asing tersangkut di saluran pernapasan. Namun, batuk siulan karena peluit jarang terjadi," katanya kepada Live Science, dilansir Sabtu (8/8).

Sehari setelah peluit diangkat dari dalam tubuhnya, bocah ini langsung melakukan foto rontgen.

Syukur paru-paru kirinya sudah kembali normal.(*)

Editor: Priyo Suwarno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved