Diduga Pompa Korsleting, Tiga Kios BBM di Sangatta Ludes Terbakar

Diduga gara-gara pompa yang digunakan untuk memindahkan bahan bakar minyak (BBM) mengalami korsleting, lima rumah ludes terbakar

Diduga Pompa Korsleting, Tiga Kios BBM di Sangatta Ludes Terbakar
Tribun Kaltim
Kebakaran di Muara Wahau, Kutai Timur. Sedikitnya lima rumah ludes dalam peristiwa tersebut. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Diduga gara-gara pompa yang digunakan untuk memindahkan bahan bakar minyak (BBM) mengalami korsleting, lima rumah yang berada di Jalan Poros Muara Wahau ûSangatta, Desa Wahau Baru, Kecamatan Muara Wahau, ludes terbakar, Sabtu (11/8) malam.

Dari lima rumah yang terbakar itu, tiga di antaranya kios penjualan BBM eceran. Dari satu kios BBM, api cepat merambat ke bangunan lain di sebelahnya. Karena bangunan terbuat dari kayu. Beruntung, api tidak menyambar sampai ke seberang jalan, dimana SPBU Kecamatan Muara Wahau berdiri.

Kapolres Kutai Timur AKBP Teddy Ristiawan didampingi Kapolsek Muara Wahau AKP Sukirno mengatakan sumber kebakaran diduga berasal dari alat pompa yang digunakan untuk memindahkan BBM ke tempat penampungan. Informasi tersebut dihimpun dari saksi di lapangan serta keterangan beberapa korban.

Baca: Tenggak Miras di Eks Lokalisasi Manggar Sari, Ternyata Ini Motif Para Pelaku Keroyok Korban

"Pompa milik H Abbas (48), saat kejadian sedang digunakan untuk memindahkan BBM ke tempat penampungan. Kemudian terjadi konslet dan ada percikan api yang mengenai BBM. Api langsung membesar dan membakar rumah kios milik H Abbas. Terus menjalar ke rumah lainnya di sebelah yang juga berdagang BBM eceran," ungkap Sukirno, Minggu (12/8).

Dari peristiwa tersebut, kata Sukirno, polisis memeriksa delapan orang saksi. Tiga saksi mata yang berada di lokasi kejadian dan lima saksi korban kebakaran. Kecamatan Muara Wahau juga mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Namun, ganasnya api sulit untuk dijinakkan.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian yang diderita para korban yang kehilangan rumah mereka ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca: Gigi Jumaidi Copot, Selamat Terlempar dari Pesawat Dominim yang Jatuh di Oksibil

"Sampai saat ini, kami sudah memasang garis polisi di lokasi kebakaran dan melakukan olah TKP. Sementara saksi-saksi masih kita mintai keterangan," ujar Sukirno.

Peristiwa kebakaran di malam hari tersebut diketahui pertama kali saat warga mendengar teriakan istri H Abbas. Wanita tersebut terlihat panik saat keluar rumah. Karena api sudah menjalar di dinding dalam rumah. (*)

Tags
korsleting
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help