Rp 6,3 Miliar untuk Program Bebas Kumuh, Pemkot Bontang Bangun Infrastruktur di 7 Kelurahan

Program zero kawasan kumuh di Kota Bontang mendapat dukungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Rp 6,3 Miliar untuk Program Bebas Kumuh, Pemkot Bontang Bangun Infrastruktur di 7 Kelurahan
Tribun Kaltim
TINJAU RUSUNAWA - Walikota Neni meninjau bangunan rusunawa di Kelurahan Api-Api yang sudah dihuni sejak setahun terakhir 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Program zero kawasan kumuh di Kota Bontang mendapat dukungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Tahun ini, Pemkot Bontang mendapat kucuran dana Rp 6,35 miliar untuk mendukung program bebas kawasan pemukiman kumuh.

Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Bontang, Maksi Dwiyanto, menjelaskan suntikan dana program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Bontang ditarget mampu mengurangi 15 persen kawasan kumuh.

"Sekarang total kawasan kumuh di Bontang masih 40 persen. Tapi melalui bantuan pemerintah pusat kita bisa kurangi sekitar 15 persen untuk tahun ini," ujar Maksi Dwiyanto.

Baca: Salah Satu Desa di Perbatasan Malinau Sering Krisis Sembako dan BBM, Ini Kendalanya

Menurut Maksi, dukungan APBN untuk program Kotaku tergolong cukup besar. Hal ini sebagai wujud apresiasi pemerintah pusat atas capaian penghargaan Kota Sehat Swasti Saba Wistara yang diraih Kota Bontang tahun ini.

Ia mengungkapkan, dana dari Kementerian PUPR nantinya bakal diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur lingkungan seperti, jalan lingkungan, pembangunan Instalasi Pembuangan Limbah (IPAL), persampahan, dan pemenuhan air bersih.

Rencananya program ini bakal dibangun di titik kawasan kumuh. Diantaranya, Tanjung Laut, Berebas Tengah, Belimbing, Bontang Lestari, Loktuan, Guntung, dan Tanjung Laut Indah. Kelurahan Berebas Tengah mendapat kucuran paling besar yakni, Rp 2 miliar.

Baca: Drama di Ruang Penyidik hingga Reaksi Ariel soal Skandal Video Mesumnya yang Diungkit Lagi

"Ada 7 sasaran titik yang bakal dikerjakan tahun ini. Beberapa memang kawasan kumuh sangat mencolok karena sanitasi yang buruk," ujarnya.

Maksi memastikan, program Kotaku tersebut masih bakal terus berjalan. Ia menargetkan Kota Bontang akan mencapai status bebas kumuh pada tahun depan. Sejumlah daerah yang perlu penanganan lanjutan, yakni Bontang Kuala, Berbas Pantai, Berebas Tengah, Loktuan, dan Bontang Lestari.

Baca: Barito Putera VS Persebaya Liga 1 2018 - Skor Akhir 3-2, Blunder Kiper Untungkan Tuan Rumah

Diharapkan tahun depan program ini bisa menyelesaikan permasalahan tata kelola kota secara menyeluruh. "Target pemerintah, tahun depan Bontang sudah mencapai kota bebas kawasan kumuh," pungkasnya. (*)

Penulis: Udin Dohang
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved