Astra Motor Berdayakan SMK di Samarinda, Rekrut Lulusan dan Gelar Pelatihan

Astra Motor Samarinda, diler utama sepeda motor Honda yang beroperasi di Kaltim memberi perhatian penuh pada pengembangan pendidikan

Astra Motor Berdayakan SMK di Samarinda, Rekrut Lulusan dan Gelar Pelatihan
Tribun Kaltim/Rafan A Dwinanto
Astra Motor buka bengkel di Dinas Peternakan Kaltim 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Astra Motor Samarinda, diler utama sepeda motor Honda yang beroperasi di enam kabupaten, Kaltim memberi perhatian penuh pada pengembangan pendidikan di Samarinda dan sekitarnya. Terutama peningkatan kemampuan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Tujuannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lulusan SMK agar siap diterima di dunia kerja. Tak hanya di situ, Astra Motor juga membuka cara pandang lulusan SMK untuk bisa berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Kami melihat, harus ada peran dan tanggung jawab dunia usaha kepada masyarakat, yakni ikut mengembangkan SDM masyarakat, tempat kita beroperasi. Inilah yang dilakukan Astra Motor. Dari sisi pendidikan, kami menggandeng SMK-SMK melalui pelatihan, membuka kesempatan praktik rutin, dan perekrutan di bengkel resmi Honda,” papar Kepala Kantor Wilayah Astra Motor Samarinda Lukas Ferinata kepada wartawan di Samarinda, Senin (20/8).

Baca: Kalah dari Indonesia, Ketua Pencak Silat Malaysia Sebut Perampokan Emas di Siang Hari

Program Astra Motor Samarinda menggandeng SMK dimulai sejak pertengahan tahun lalu, tepatnya Juli 2017, Astra Motor resmi beroperasi di Samarinda dan enam kabupaten sekitarnya. Astra Honda Motor (AHM) menunjuk Astra Motor menjadi diler utama menggantikan diler sebelumnya, Semoga Jaya yang tutup operasi.

Beberapa program digelar yakni servis kunjung, program PKL, pemberian kurikulum, hingga perekrutan lulusan SMK untuk menjadi mekanik di AHASS, bengkel resmi motor Honda. Lukas menjelaskan, program servis kunjung digelar dengan menggandeng SMK-SMK yang memiliki jurusan teknik sepeda motor.

Astra Motor mengerahkan tiga unit truk untuk menjadi bengkel bergerak. Dari tiga truk itu, satu unit merupakan milik SMK Negeri 6. Bengkel bergerak itu berkunjung ke sejumlah instansi pemerintahan, ruang publik, hingga sekolah-sekolah.

Di program servis kunjung itu, tiap unit bengkel bergerak diperkuat dua mekanik dari Astra Motor, dua siswa SMK, plus seorang service advisor. Saat ini, program itu rutin digelar hingga satu tahun mendatang dengan menggandeng SMK Negeri 6 Samarinda.

Baca: Deretan Atlet Indonesia yang Berpeluang Tambah Medali Asian Games 2018 Hari Ini

Sebanyak 64 siswa jurusan TSM SMK 6 mendapat giliran untuk menjadi mekanik di bengkel bergerak selama satu tahun.

“Mereka langsung berlatih menservis motor konsumen, mendampingi mekanik Astra Motor. Dari sini mereka belajar sambil bekerja,” papar Lukas.

Bengkel bergerak di program servis kunjung itu memiliki jadwal tetap empat kali dalam sebulan. Rata-rata, para mekanik itu bisa melayani 3.040 unit sepeda motor tiap harinya. Standar pelayanan servis yang diberikan, sama dengan standar di bengkel Honda.

Hanya saja, di servis kunjung, layanan yang tersedia hanya pekerjaan servis rutin berkala. Jika terjadi permasalahan berat pada kendaraan konsumen, akan dirujuk ke bengkel AHASS terdekat.

Baca: Sebelas Gejala Buruk Akibat Tujuh Kebiasaan Diet yang Salah

Selama Juli hingga Agustus ini, servis kunjung itu hadir di SMK 2, Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Pemprov Kaltim, dan Kantor Cabang PT Pos Samarinda. Selain SMK 6, pihaknya juga sudah menggandeng SMK 19 dan SMK Putra Bangsa Bontang.  (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved