Caleg dari Partai Berkarya jadi Korban Pembunuhan, Ini Tanggapan KPU Balikpapan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menanggapi adanya peristiwa pembunuhan yang menimpa seorang calon legislatif (caleg) Balikpapan.

Caleg dari Partai Berkarya jadi Korban Pembunuhan, Ini Tanggapan KPU Balikpapan
TRIBUN KALTIM/ARIS JONI
Komisioner KPU Kota Balikpapan, Endang Susilowati 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Aris Joni

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menanggapi adanya peristiwa pembunuhan yang menimpa seorang calon legislatif (caleg) Balikpapan bernama Edi (38)  dari Partai Berkarya, Minggu (9/9/2018).

Saat dikonfirmasi, Komisioner KPU Balikpapan, Endang Susilowati membenarkan adanya insiden pembunuhan yang menimpa  seorang caleg asal Partai Berkarya.

Ia mendapatkan informasi adanya kasus pembunuhan tersebut sekitar pukul 10.00 wita dan mengaku kaget mendengar peristiwa itu.

"Saya dapat infonya siang tadi dihubungin oleh teman-teman Polres. Pihak Partai Berkarya Kota Balikpapan juga ada menghubungi mengabari kejadian pembunuhan itu. Tapi kita menunggu konfirmasi resminya, tadi hanya lewat telpon saja," ujarnya saat dikonfirmasi melalui seluler.

Baca: Jadi Korban Pembunuhan, Caleg Balikpapan Ditemukan Tewas di Dalam Selokan

Dijelaskan Endang, untuk saat ini KPU Balikpapan masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian dan menunggu klarifikasi dari partai Berkarya terkait pencalonan korban.

"Sementara ini kita masih menunggu surat resmi dari Berkarya sebelum pencalonannya naik ke Daftar Calon Tetap (DCT). Kalau sudah DCT tidak bisa diganti lagi,"ungkapnya.

Ditambahkannya, dalam waktu dekat KPU akan melakukan koordinasi dengan Partai Berkarya terkait kejadian tersebut guna proses tahapan DCS menuju DCT dari caleg Partai Berkarya.

Heboh Kabar Bakal Dinikahi Ahok, Begini Ungkapan Bripda Puput

Inilah Sederet Manfaat Orgasme untuk Kesehatan

Pasalnya, ia berpendapat bahwa kasus tersebut merupakan musibah, bukan kejadian yang disengaja, sehingga proses pencalonan korban tetap harus diproses sembari menunggu konfirmasi resmi dari pihak Partai Berkarya Balikpapan.

"Masih ada waktu pergantian DCS sebelum ke DCT. Intinya kita masih menunggu konfirmasi resmi dari Berkarya," pungkasnya.

5 Fakta Menarik yang Terjadi pada Pertandingan Inggris Vs Spanyol

Berpelukan dengan Sandiaga Uno, Erick Thohir: Hari Ini Kita Punya Tugas Masing-masing. . .

Diketahui, korban ditemukan tak bernyawa di dalam selokan di Jalan MT Haryono, Graha Indah, Balikpapan Utara, dekat bengkel mobil Ketok Barokah. (*)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved