Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa Bernegara, Aji Mirza Minta Waspadai Hoax Sejarah

ada upaya mengklaim berkaitan dengan sejarah lama tetapi dengan memunculkan alur-alur sejarah baru yang diada-adakan.

Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa Bernegara, Aji Mirza Minta Waspadai Hoax Sejarah
HO/AJI MUHAMMAD MIRZA
Anggota MPR/DPD RI Aji Muhammad Mirza Wardhana berfoto bersama warga dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa & Bernegara di Desa Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim, Senin (10/9/2018). 

ANGGANA, TRIBUN - Anggota MPR/DPD RI Aji Muhammad Mirza Wardhana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih cermat dan bijak dalam menyikapi informasi atau kabar yang tidak jelas dari mana sumbernya. Terutama yang berisi  fitnah dan hoax.

Menurutnya, jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 -- yang kali ini bersamaan dengan pemilihan anggota legislatif (Pileg), banyak sekali informasi beredar di masyarakat. Dan kadang merupakan kabar hoax. Seperti beberapa hari lalu, masyarakat dihebohkan oleh informasi yang beredar mengenai akan dinaikkannya harga BBM.

"Pada tahun politik begini, banyak sekali informasi berseliweran yang kadang hoax. Bahkan berisi fitnah. Karena itu kita hendaknya tidak menelan mentah-mentah semua informasi. Saringlah dengan bijak. Kalau perlu lakukan check and recheck," kata Aji Mirza.

Ia mengatakan itu saat berbicara di depan ratusan warga dan para tokoh masyarakat di RT 09, Desa Anggana, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada "Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara Aggota MPR RI", Senin (10/9/2018).

Dalam kesempatan itu Aji Mirza menekankan pentingnya memahami dan kemudian mengimplementasikan nilai-nilai 4 pilar yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Keempatnya adalah Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai keka­yaan bangsa dan modal bangsa ini untuk bersatu.

"Kita harus selalu menghargai sejarah besar bangsa ini.  Prestasi yang ditorehkan para atlet kita dalam Asian Games terbukti telah berhasil menggelorakan semangat persatuan dan kejayaan bangsa kita. Dan momentum itu perlu kita jaga, terlebih di tengah banyaknya kabar hoax menjelang pilpres dan pileg," jelas senator DPD Dapil Kaltim-Kaltara ini.

Lebih jauh ia mengatakan, sejarah adalah sesuatu yang penting yang menjadikan kita bangsa yang beradat & berbudaya serta bermoral. Maka menjadi sangat keliru bila kita membiarkan tanpa meluruskan kelompok-kelompok masyarakat yang mengklaim berkaitan dengan sejarah lama tetapi dengan memunculkan alur-alur sejarah baru yang diada-adakan.

"Ini yang saya sebut sebagai Hoax Sejarah. Hal ini akan menimbulkan kekisruhan beradat dan berbudaya dalam masyarakat. Sehingga harus juga menjadi perhatian penting bagi pemerintah dan aparat penegak hukum," tegas Aji Mirza.(bin)

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved