Keluarga Caleg yang Tewas Dibunuh di Balikpapan Mengadu pada Hotman Paris, Ini Videonya

Keluarga bacaleg yang tewas dibunuh di Balikpapan mengadukan kasusnya kepada pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Keluarga Caleg yang Tewas Dibunuh di Balikpapan Mengadu pada Hotman Paris, Ini Videonya
Instagram hotmanparisofficial
Keluarga H Edi, Caleg yang tewas dibunuh di Balikpapan 

Ditambah pergelangan tangan kiri korban hampir putus.

"Gak mungkin. Sudah tidak masuk logika, korban bisa kendarai motor. Jaraknya itu dari TKP pembacokan ke selokan itu sekitar 500 meter," ungkapnya.

Bahkan saudara kandung korban yang berprofesi sebagai dokter, mengaku melihat persis luka yang didera kakaknya. Ia pun ragu seluruh luka di tubuh korban dilakukan oleh satu orang pelaku.

"Kami keluarga berkeyakinan, pelaku lebih dari 1 orang. Kalau melihat bekas lukanya. Itu (bagian kepala) ditebas dari belakang, buka dari depan," katanya.

Pihak keluarga juga menepis keterangan pelaku, bahwa korban terlibat minum alkohol di THM sebelum peristiwa tersebut terjadi.

"Dia keluar rumah, ijin ke saya. Minta uang Rp 100 ribu, mau makan. Nah, waktu di rumah sakit uang itu masih utuh. Gak mungkin dia urunan minum-minum," kata istri korban.

Juga keterangan bahwa korban melakukan penganiayaan kepada pelaku. "Ada dia bilang pukul dan tendang pelaku di warung. Gak ada itu," tuturnya.

Ulang Tahun Ke-14, Mahasiswa S1 PIN Unmul Tantang Caleg Debat

Bacaleg PSI Balikpapan Andalkan Medsos Gaya Kampanye Ala Milenial

Pileg 2019 di Kaltim, Pertarungan Caleg Gaek dengan Millenial

Mata Ita, perempuan yang dipersunting korban 11 tahun lalu masih bengkak. Kantung matanya pudar menghitam. Beberapa jam sebelum kejadian, padahal ia baru saja menemani suaminya sosialisasi di kawasan Kilometer 10 Balikpapan Utara.

Jelang dini hari, suaminya izin keluar rumah. Katanya, mau makan. Sambil bincang terkait pencalonan dirinya sebagai caleg di dapil Balikpapan Utara.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help