Pemilu 2019

Putusan MA Jadi Landasan, Partai Golkar Tetap Usung Caleg Mantan Terpidana Korupsi

"Jadi prinsipnya bukan berarti kita tidak pro terhadap pemberantasan korupsi," kata Ace.

Putusan MA Jadi Landasan, Partai Golkar Tetap Usung Caleg Mantan Terpidana Korupsi
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat ditemui di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (18/3/2018) malam. 

TRIBUNKALTIM.CO - Partai Golkar akan mengusung bakal calon anggota legislatif berstatus mantan koruptor.

Keputusan itu diambil mengacu putusan Mahkamah Agung yang membolehkan eks narapidana kasus korupsi menjadi calon legislatif.

"Kalau Golkar kita selalu mengikuti keputusan hukum yang berlaku, jadi kita mengikuti apa yang sudah dan menghormati apa yang diputuskan," kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Jakarta, Sabtu (15/9/2018).

Baca juga:

Ketum Kongres Wanita Indonesia Tolak Istilah 'The Power of Emak-emak', Sejumlah Tokoh Angkat Bicara

Bukukan 500 Gol Sepanjang Karier, Ibrahimovic Bergabung dengan Messi dan Ronaldo

Inilah Jadwal Lengkap Liga Champions 2018/2019 Matchday Perdana, Saksikan Live di RCTI

Sscn.bkn.go.id Bisa Diakses 19 September, Ini Tips BKN Agar Unggah Syarat CPNS 2018 Tak Terhambat

Menurut Airlangga, Golkar akan mengikuti putusan itu dan mempertahankan calegnya yang merupakan eks narapidana kasus korupsi.

"Ya, tentu kita kemaren ada beberapa catatan terkait dengan caleg dan tentu kita lihat dari hasil keputusan MA tersebut," kata dia.

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help