Info CPNS 2018

Pemprov Kaltara Dapat Kuota 500 CPNS, Ini Rinciannya

Pemprov Kalimantan Utara kebagian 500 kuota formasi CPNS untuk diseleksi dalam waktu dekat ini.

Pemprov Kaltara Dapat Kuota 500 CPNS, Ini Rinciannya
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
Ilustrasi Info CPNS 2018. Peserta mengikuti ujian seleksi calon pegawai negeri sipil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Jakarta, Senin (9/10). Sebanyak 8.637 peserta se-Indonesia mengikuti ujian di 12 propinsi untuk mengisi 329 formasi KKP yang lowong. Kompas/Totok Wijayanto (TOK) 09-10-2017. 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara kebagian 500 kuota formasi CPNS untuk diseleksi dalam waktu dekat ini.

Jumlah itu sama seperti kuota seleksi sebelumnya tahun 2017 lalu.

Dari kuota itu kemudian dirincikan Bidang Pendidikan sebanyak 275 formasi, Bidang Kesehatan 175 formasi, dan Bidang Teknis 50 formasi.

Walau demikian, jadwal dan tahapan seleksi belum diumumkan Pemprov.

Nunukan Terima 150 CPNS Bidang Pendidikan, 87 Bidang Kesehatan, Tak Ada Formasi K-II

Pj Sekprov Kalimantan Utara Syaiful Herman mengatakan, masih ada beberapa hal yang akan dikonsultasikan ke Kemenpan RB dan BKN seperti penyesuaian jadwal dan tahapan secara nasional, kuota formasi khusus, dan dukungan tempat pelaksanaan seleksi.

"Setelah kita konsultasi via telepon dengan orang Kemenpan, harus ada kita konsultasikan lanjutan seperti formasi khusus disabilitas, dan cumlaude," katanya kepada Tribunkaltim.co, Sabtu (15/9/2018) di kantor Gubernuran.

Berdasarkan Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018, bahwa bagi instansi daerah dapat mengalokasikan maksimal 5 persen putra/putri lulusan cumlaude dari total alokasi formasi yang ditetapkan.

Najwa Shihab Unggah Video Sel Asli dan Palsu Setya Novanto, Lihat Perbedaannya!

Adapun jenis jabatan yang dapat dilamar oleh penyandang disabilitas di instansi daerah minimal 1 persen dari total formasi dan disesuaikan dengan jabatan dan kualifikasi pendidikan yang sama.

Trending #CrazyRichSurabayan, Seberapa Tajir Orang Surabaya? Begini Penjelasan Ekonom

Adapun tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dari eks tenaga honorer Kategori-II yang dapat mengikuti seleksi adalah mereka yang terdaftar dalam database BKN dan memenuhi persyaratan perundang-undangan sebagai tenaga pendidik atau tenaga kesehatan antara lain usia paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018, masih aktif bekerja secara terus-menerus sampai sekarang; bagi Tenaga Pendidik minimal berijazah Strata 1 yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013; bagi Tenaga Kesehatan minimal berijazah Diploma III yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013; dan memiliki tanda bukti nomor ujian Tenaga Honorer Kategori II Tahun 2013. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help