BPJS Batasi Operasi Katarak, Ini Aturan Lengkapnya

Ada tiga pelayanan yang harus dibatasi oleh pengelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan

BPJS Batasi Operasi Katarak, Ini Aturan Lengkapnya
BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan 

TRIBUNKALTIM.CO - Ada tiga pelayanan yang harus dibatasi oleh pengelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Salah satunya membatasi pelayanan operasi katarak.

Mengapa BPJS membatasinya? Direktur Utama BPJSK mengatakan operasi katarak tetap dijamin.

"Yang ada adalah pengaturan penjadwalan dan kapan operasi dilakukan yang ditanggung BPJSK," kata Fachmy Idris.

Operasi katarak ditanggung untuk penglihatan yang harusnya bisa melihat dalam jarak 18 meter namun kemudian hanya bisa melihat dalam jarak 6 meter atau kurang (visus kurang dari dan atau sama dengan 6/18).

Ini berarti, mata yang dioperasi sudah betul-betul harus dioperasi karena "pengerasan lensa" mata.

Baca: Ternyata Membeli Kacamata Bisa Menggunakan Layanan BPJS, Simak Langkahnya!

Yang belum tahap keharusan, maka operasinya bisa dijadwalkan kecuali apabila ada hal emergensi.

Fachmi menjelaskan selama ini BPJS menghabiskan biaya operasi katarak setahun sebesar Rp 2,6 T.

" Lebih besar daripada biaya cuci darah setahun yang hanya Rp 2,3 T," jelasnya lagi dalam rilisnya kepada Tribunnews.com.

Artinya kalau ada pilihan prioritas, biaya yang ada tentu diprioritaskan untuk kasus yang menyangkut nyawa, misalnya gagal ginjal. 

Baca: BPJS Kesehatan Tak Lagi Tanggung Biaya UGD, Warga Long March ke Istana Merdeka

"Artinya kalau ada pilihan prioritas, biaya yang ada tentu diprioritaskan untuk kasus yang menyangkut nyawa, seperti Thalasemia, Sirosis Hati, dan Kanker darah/Leukemia. Ini apabila kita terpaksa membandingkannya."

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Habiskan Biaya Lebih Besar Dari Cuci Darah, BPJS Batasi Operasi Katarak, Ini Aturannya, http://www.tribunnews.com/kesehatan/2018/09/17/habiskan-biaya-lebih-besar-dari-cuci-darah-bpjs-batasi-operasi-katarak-ini-aturannya.

Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved