Pendaftaran CPNS 2018, Kuota Formasi Umum di Kutim Hanya 63 Kursi, Paket C Bisa Pilih Formasi Ini

Pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Kabupaten Kutai Timur akan digelar Oktober mendatang.

Pendaftaran CPNS 2018, Kuota Formasi Umum di Kutim Hanya 63 Kursi,  Paket C Bisa Pilih Formasi Ini
tribunnews.com
CPNS 2018 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Kabupaten Kutai Timur akan digelar Oktober mendatang.

Dari 243 formasi yang disediakan untuk Kutim, 180 formasi merupakan tenaga kesehatan dan guru. Sedangka formasi umum hanya tersedia 63 formasi. Itu pun dengan syarat pendidikan minimal S1.

 Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim, Zainuddin Aspar mengatakan syarat pendidikan untuk formasi umum, maupun tenaga pendidikan minimal Sarjana Strata I. Untuk tenaga kesehatan, minimal D3 atau lulusan akademi. Sementara untuk usulan tenaga administrasi lulusan SMA sudah tidak ada lagi.

Baca: BKN Imbau Pelamar tak Daftar CPNS 2018 saat Server Padat, Ini Waktu yang Diperkirakan Lenggang

“Ada formasi untuk lulusan SMA, bahkan bisa menggunakan ijazah paket C, yakni tenaga Satpol PP atau Satpam. Tahun ini, Kutim dapat kuota lima orang untuk formasi tersebut,” ungkap Zainuddin, Senin (17/9).

Kasak kusuk tentang formasi tes juga sudah santer di kalangan para Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D). Mereka yang berstatus TK2D K2, yakni yang sudah mengabdi lebih 10 tahun, berharap ada kelonggaran untuk diangkat sebagai PNS.

Namun, agaknya keinginan tersebut harus dikubur dalam-dalam. Karena, pada pelaksanaan tes CPNSD 2018 ini, BKPP Kutim mengikuti aturan pusat atau Badan Kepegawaian Negara RI. Dimana pelaksanaan tes bersifat umum dan bisa diikuti siapa saja, baik masyarakat umum maupun TK2D. Dengan salah satu persyaratan, terkait usia yang tidak boleh melebihi 35 tahun.

 “Hasil laporan dari BKN RI, semua TK2D Kutim yang berstatus K2 sudah melewati batas umur. Sudah berusia di atas 35 tahun. Jadi tidak bisa lagi. Syarat menjadi PNS, harus berusia maksimal 35 tahun. Jadi Kutim tidak bisa dapat lagi kuota untuk K2. Tidak ada juga solusinya, kemarin itu, saat kami konsultasi ke pusat,” ungkap Zainuddin.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Pemkab PPU Buka Kuota Khusus Sebanyak 2 Persen, Ini Syaratnya

 Mengenai pemutihan, Zainuddin juga tidak bisa berbicara banyak. Karena hal tersebut murni wewenang BKN RI. “Kita tidak tahu itu. Kalau ada pemutihan, harus seluruh Indonesia. Tidak bisa hanya Kutim saja,” ujar Zainuddin.(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help