Beredar Kabar Paracetamol Mengandung Virus Berbahaya, Dinas Kesehatan Pastikan Hoax

Pasalnya broadcast tersebut sudah beredar sejak 2017 silam, hanya saja menyebar di Sangatta akhir-akhir ini.

Beredar Kabar Paracetamol Mengandung Virus Berbahaya, Dinas Kesehatan Pastikan Hoax
BBC
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kutim, Yuwana Sri menyatakan, sampai saat ini tidak pernah menerima laporan yang mengklaim virus Machupo ditemukan dalam produk obat paracetamol atau produk obat lainnya.

Artinya, informasi yang menyebar ini adalah hoax (palsu).

Yuwana memastikan masalah tersebut sudah terlebih dahulu diklarifikasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pasalnya broadcast tersebut sudah beredar sejak 2017 silam, hanya saja menyebar di Sangatta akhir-akhir ini.

"Kalau yang di foto sepertinya karena reaksi obat. Kemudian, adanya isu itu merupakan hoax. Isu  ini  ternyata sudah lama dan sudah  diklarifikasi BPOM," kata Yuwana, Rabu (19/9/2018).

Baca juga:

Jelang Pengundian Nomor Urut Capres/Cawapres, Begini Pandangan TKN Jokowi-Ma'ruf

Penerimaan CPNS 2018 - Inilah Formasi CPNS Kementerian ESDM dan Kementerian Agama

Segera Berlaga di PSSI Anniversary U-19 Tournament, Indra Sjafri: Patokan Hadapi Laga Sesungguhnya

Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved