Perjuangkan Kesejahteraan dan Pengangkatan Sebagai CPNS, Ribuan TK2D Kutim Turun ke Jalan

Ribuan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Kabupaten Kutai Timur ngeluruk ke jalan, Selasa (25/9/2018).

Perjuangkan Kesejahteraan dan Pengangkatan Sebagai CPNS, Ribuan TK2D Kutim Turun ke Jalan
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Ribuan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Kabupaten Kutai Timur ngeluruk ke jalan, Selasa (25/9/2018).

Mereka konvoi dari kawasan Simpang Pendidikan hingga ke Kantor Bupati dan DPRD Kutim. Di depan Kantor Bupati, mereka berorasi menuntut perbaikan gaji dan kejelasan soal rekrutmen CPNS yang dianggap tidak berpihak.

"Gaji kami yang lulusan Sarjana, hanya Rp 1,2 juta per bulan. Sementara UMK di Kutim Rp 2,9 juta. Upah minimum saja, tidak dipenuhi. Sekarang, TK2D yang sudah bertahun-tahun mengabdi, tidak bisa diangkat jadi CPNS, Gaji Rp 1,2 juta, bayar kontrakan rumah sudah habis. Belum untuk sehari-hari. Apalagi yang punya anak, butuh susu, keperluan sekolah, jajan. Nggak cukup," kata Ketua Forum Komunikasi TK2D Kutim, Mursalim.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Besok, Jangan Lupa Buat Akun di sscn.bkn.go.id Terlebih Dulu!

Pemerintah, lanjut Mursalim, selalu berkata Kutim sedang defisit. Tapi setiap ada perayaan, selalu panggil artis dan sawer uang.

Bupati bilang tak ada perekrutan tenaga honor lagi, tapi di Disdik Kutim, sampai hari ini masih terus bertambah tenaga honornya.

Aksi digelar di halaman Kantor Bupati dan DPRD Kutim. Mereka berharap ada solusi terhadap nasib ribuan TK2D di Kutim. Khususnya bagi yang sudab mengabdi bertahun-tahun.

Baca: Sehari Jelang Pendaftaran CPNS 2018, Ini Ukuran Dokumen yang Diunggah ke Portal sscn.bkn.go.id

"Tenaga honor K2 yang dijanjikan diangkat 183, sudah berubah jadi 179 orang. Itupun ditiadakan. Dengan alasan usia. Kemarin formasi SMA mash ada, begitu pengumuman tidak ada lagi. Apa namanya ini," ujar Mursalim..(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help