Jogging Track Belum Bisa Dilewati, Wisatawan Terpaksa Melintasi Batuan Karang

Para wisatawan yang ingin mengunjungi situs danau purbakala, berjalan kaki melintasi batu-batu karang yang tajam.

Jogging Track Belum Bisa Dilewati, Wisatawan Terpaksa Melintasi Batuan Karang
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Sejumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Kakaban, terpaksa melintasi batuan karang karena jogging track masih belum diperbaiki setelah rusak parah tertimpa pohon akibat angin kencang. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Hingga kini, kondisi objek wisata Pulau Kakaban belum sepenuhnya pulih.

Setelah diterpa angin kencang yang membuat sejumlah fasilitas rusak parah akibat tertimpa pohon pada awal bulan September 2018 lalu, upaya perbaikan terus dilakukan.

Namun perbaikan ini mestinya dipercepat. Pasalnya, pulau wisata ini selalu dikunjungi wisatawan.

Jadi Istri Anak Konglomerat, Intip Penampakan Interior Rumah Mewah Dian Sastro

Untuk mengantisipasi masalah yang berlarut ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Rabu (25/9/2018) mengumpulkan sejumlah pemilik resort untuk bersama-sama membenahi kerusakan yang terjadi.

Kerusakan yang jogging track mulai dari gerbang masuk hingga menuju danau, memaksa para wisatawan yang ingin mengunjungi situs danau purbakala, berjalan kaki melintasi batu-batu karang yang tajam.

Satu Tersangka Kasus Korupsi RPU Balikpapan Buron, Wajahnya Tersebar di Seluruh Polda NKRI

Demikian pula dengan sejumah titik rest area yang rusak, belum dapat difungsikan.

Kepala Disbudpar Berau, Mappasikra Mappaseleng dalam pertemuan dengan para pengelola resort untuk ikut serta dalam membantu pemerintah daerah, membenahi fasilitas yang ada di sana.

Pernah Daftar CPNS Tahun Lalu tapi Tak Bisa Akses sscn.bkn.go.id? Ini yang Harus Dilakukan Pelamar

Mengingat masih banyak pengunjung yang datang ke sana untuk berenang bersama ubur-ubur tidak menyengat.

“Kita juga sebelumnya telah menutup akses masuk ke sana karena takut kejadian serupa terulang kembali. Meskipun ditutup wisatawan tetap banyak yang datang. Jadi kita ambil solusi agar wisatawan tidak kecewa datang dari jauh, sehingga perlu kita benahi fasilitas di sana,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help