Kajari PPU Sebut Calon Tersangka Kasus Mangrove Lebih Satu Orang

(Kejari) Penajam Paser Utara (PPU) telah memeriksa 15 saksi , untuk memberikan keterangan terkait dengan kasus dugaan korupsi

Kajari PPU Sebut Calon Tersangka Kasus Mangrove Lebih Satu Orang
Tribun Kaltim/Samir
Kepala Kejari PPU, Darfiah 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO -Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU) telah memeriksa 15 saksi , untuk memberikan keterangan terkait dengan kasus dugaan korupsi dalam pembangunan jembatan hutan mangrove di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Penajam tahun 2016 lalu.

Dari hasil pemeriksaan itu telah mengarah calon tersangka yang bertanggung jawab dalam kasus ini.

Kepala PPU'>Kejari PPU, Darfiah, Rabu (26/9/2018) menjelaskan, kasus jembatan hutan mangrove ini masih dalam tahap penyidikan.

Dalam tahap penyelidikan yang dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan sejumlah saksi ditemukan adanya dugaan korupsi sehingga ditingkatkan menjadi penyidikan.

Ia mengatakan, dari penyidikan ini telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi yang mengetahui pembangunan jembatan tahun 2016 dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,17 miliar.

Dari hasil pemeriksaan saksi tersebut lanjiutnya, telah mengarah calon tersangka yang akan ditetapkan tersangka setelah ada hasil audit dari Badan Pemeriksan Keuangan dan Pembangunan (BPKB) Kaltim.

"Yang jelas dari hasil BAP para saksi, calon tersangka lebih dari satu orang. Tapi kami belum bisa sebutkan siapa karena belum ada penetapan tersangka baru calon berdasarkan keterangan saksi. Kami masih menunggu hasil audit dari BPKP," katanya.

Ia mengungkapkan, hasil perhitungan Sementara dari tim penyidik kerugian dari kasus ini mencapai Rp 200 juta.

Mengenai kapan akan ditetapkan tersangka, ia belum bisa ungkapkan namun akan menyampaikan kepada wartawan setelah ada penetapan tersangka.

"Kami nanti jumpa pers ya kalau sudah ada tersangka dalam kasus ini. Yang jelas 15 saksi sudah kami periksa termasuk calon tersangka," ujarnya.

Saat ditanya apakah calon tersangka dari ASN dan pihak swasta, Darfiah enggan memberikan komentar.

"Kalau itu saya no coment ya," akunya.

Penulis: Samir
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved