Gubernur Kaltara Ingatkan Pemilu Jangan Sampai Rusak Sendi-sendi Persaudaraan dan Pembangunan

Irianto Lambrie menjelaskan, jika gagal mengindentifikasi hal-hal yang bisa menimbulkan kerawanan-kewawanan pemilu maka pemilu juga akan gagal.

Gubernur Kaltara Ingatkan Pemilu Jangan Sampai Rusak Sendi-sendi Persaudaraan dan Pembangunan
Tribun Kaltim/M Arfan
Suasana rapat koordinasi Forkopimda dengan penyelenggara pemilu di gedung gabungan dinas Pemprov Kalimantan Utara, Kamis (27/9/2018). 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Masalah-masalah yang bisa mengganggu jalannya pemilu damai dan sejuk perlu identifikasi yang jelas dan tepat.

Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menjelaskan, jika gagal mengindentifikasi hal-hal yang bisa menimbulkan kerawanan-kewawanan pemilu maka pemilu juga akan gagal.

Salah satu kunci suksesnya tutur Irianto adalah keamanan. Yang perlu diantisipasi adalah kampanye negatif seperti ujaran kebencian, fitnah, dan berita bohong alias hoax.

"Kita harus hindari itu semua," katanya dalam rapat yang dihadiri Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol Indrajit, komisioner KPU dan Bawaslu di Kalimantan Utara, dan jajaran pemerintahan lainnya di gedung gabungan dinas Pemprov, Kamis (27/9/2018).

Baca: Forkopimda dan Penyelenggara Pemilu di Kaltara Rapatkan Barisan Ciptakan Pemilu yang Sejuk

Irianto mengatakan, kerawanan pemilu yang bisa timbul seperti pelanggaran yang bisa menyebabkan hukuman pidana. Selain itu rawan terjadi konflik antar peserta pemilu, konflik antara penyelenggara pemilu, konflik peserta pemilu dengan masyarakat danpemerintah.

Irianto mengharapkan, dalam menghadapi dan pasca 2019 Kalimantan Utara bisa menekan pelanggaran pemilu yang berdaya rusak tinggi seperti rusaknya integritas pemilu, tatanan demokrasi, dan moralitas bangsa.

"Harus diantisipasi juga pelanggaran berupa manipulasi dana kampanye dan penyalahgunaan wewenang," katanya.

Baca: Tahapan Kampanye, KPU Balikpapan Batasi APK Parpol di Pemilu 2019

Pada intinya kata Irianto pemilu serentak tahun 2019 jangan sampai merusak sendi-sendi persaudaraan, pembangunan, sampai akhirnya nanti tercerai berai," ujarnya.

Ia meminta, aktor-aktor seperti para calon legislatif, partai politik, perseorangan DPD, lembaga swadaya masyarakat, media massa mampu menyikapi pemilu dengan dewasa demi berhasilnya pemilu. 

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved