Anomali Cuaca di Berau Terus Terjadi, Ternyata Ini Penyebabnya

Meski sedang dalam puncak musim kemarau, namun dalam beberapa hari terakhir, wilayah Kabupaten Berau terus diguyur hujan deras.

Anomali Cuaca di Berau Terus Terjadi, Ternyata Ini Penyebabnya
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Dalam puncak musim kemarau, namun dalam beberapa hari terakhir, wilayah Kabupaten Berau terus diguyur hujan deras, angin kencang disertai petir. 

Laporan wartawan Tribunkaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Meski sedang dalam puncak musim kemarau, namun dalam beberapa hari terakhir, wilayah Kabupaten Berau terus diguyur hujan deras, angin kencang diserta petir.

Di sejumlah kawasan dilaporkan terjadi banjir, beberapa pohon tumbang dan sebuah bangunan di Labanan Makarti ambruk akibat diterpa angin kencang.

Kondisi ini, menurut Kepala Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, Tekad Sumardi, disebabkan oleh siklon di wilayah Filipina.

Tiket Piala Dunia Bakal Diraih Timnas U-16 Indonesia Jika Menang 1 Laga Lagi

“Ini bukan musim hujan. Hujan petir dan disertai angin kencang beberapa hari terakhir, karena adanya siklon di wilayah Filipina. Kebetulan wilayah Kabupaten Berau ini kan berbatasan dengan perairan Filipina,” jelas Tekad Sumardi kepada Tribunkaltim.co, Jumat (28/9/2018).

Selain hujan deras, kata Sumardi, Kabupaten Berau juga diterpa badai petir dan angin kencang, akibat belokan angin di atas wilayah Kabupaten Berau.

Alot. . . Proses Penentuan Kursi Wagub DKI antara PKS dan Partai Gerindra

Namun Sumardi megatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan badai ini.

Selain pusat badai terjadi di Filipina, saat ini siklon tersebut mulai menjauh.

“Siklon ini bergerak ke utara dan mulai melemah, sehingga sekarang kembali lagi ke musim kemarau,” ungkapnya.

Meski begitu, dirinya mengingatkan para nelayan, masyarakat dan penyedia jasa transportasi laut agar tetap mewaspadai tinggi gelombang di lautan.

Reka Ulang Kasus Pembunuh Pasutri di Gunung Samarinda, Warga Teriak Hukum Mati Saja!

Viral! Terapi Facial Bisa Menularkan Virus HIV, Hoax atau Fakta?

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help