Gempa Palu dan Donggala Terasa hingga Kaltim, Warga Samarinda dan Balikpapan Panik

Masyarakat Kota Samarinda dikejutkan dengan guncangan yang melanda sejumlah kawasan Kota Tepian,

Gempa Palu dan Donggala Terasa hingga Kaltim, Warga Samarinda dan Balikpapan Panik
TRIBUN KALTIM / ADITYA RAHMAN HAFIDZ
Warga Rusunawa Siaga yang berhamburan keluar setelah merasakan guncangan gempa di kawasan Rusunawa Siaga, Damai, Balikpapan, Jumat (28/9/2018) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Masyarakat Kota Samarinda dikejutkan dengan guncangan yang melanda sejumlah kawasan Kota Tepian, Jumat (28/9/2018).

Guncangan gempa turut dirasakan awak media dan panitia Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) Kaltim yang tengah sibuk di ruang Media Center, Polder Air Hitam, Samarinda, Kalimantan Timur.

Sekitar pukul 18.05 Wita, panitia dan awak media berhamburan keluar gedung Media Center akibat merasakan guncangan yang kuat. "Gedungnya bergetar, cepat keluar," kata salah satu panitia Popprov Kaltim.

Penulis yang berada di lokasi juga ikut merasakan getaran akibat gempa bumi ini. Kaca di ruang Media Center Popprov ikut bergetar. Salah satu awak media Nancy Reagen mengaku sempat tidak sadar ketika terjadi guncangan.

Baca: Balikpapan Ujicoba Pendataan R1 Lampit, Ini Dua Kampung KB yang Ditunjuk

"Gak tahu kenapa orang di dalam gedung keluar semua. Pas sudah beberapa detik, baru saya sadar gedungnya bergetar. Saya juga masih bingung bergetar karena apa," ungkap Nancy. Guncangan gempa terasa sekitar 30 detik. Selanjutnya situasi kembali normal dan tak ada korban luka akibat kejadian ini. Namun para panitia dan awak media masih belum berani masuk ke gedung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunkaltim.co dari BMKG, telah terjadi gempa dengan kekuatan 7,7 SR (direvisi BMKG 7.4 SR) di 27 km Timur Laut Donggala Sulawesi Tengah kedalaman 10 km.

Menjelang magrib, warga Balikpapan dihebohkan dengan gempa. Seperti yang terlihat di Hotel Her yang terletak di Jalan MT Haryono. Para tamu Hotel Her pun berhamburan ke luar, Jumat (28/9/2018) sore. "Biasa mas, efek gempa," kata Andi Rafli, GM Hotel Her Balikpapan.

Andi menyebutkan para tamu hotel merasakan guncangan beberapa kali. Tidak ada bangunan hotel yang retak akibat gempa. Hanya guncangan kami rasakan, saya pas ada di hotel," kata Andi.

Baca: Gempa Donggala - Gempa Susulan Kembali Terjadi

Andi pun menjelaskan, para tamu yang berada di lantai paling atas merasakan getaran. "Sebagian memang karena mereka (tamu hotel) langsung merasakan sendiri, terutama mereka yang kebetulan berada di lantai yang lebih tinggi," kata Andi.

Namun, lanjut Andi, sebagian lagi tamu lain, yang berada di lantai yang lebih rendah sengaja dievakuasi keluar hotel. "Evakuasi ini sesuai standard keamanan yang berlaku di hotel," ungkap Masyarakat Balikpapan dikejutkan dengan getaran yang membuat sejumlah warga berhamburan keluar gedung, salah satunya di wilayah Kawasan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jalan Siaga, Damai, Jumat (28/9), sekitar pukul 18.05 wita.

Salah satu warga Rusunawa Siaga, Dharma, mengatakan, guncangan terjadi 2 kali. Guncangan pertama, terjadi pada pukul 18.05 wita. Pada saat itu, warga langsung turun berhamburan mengamankan diri. Guncangan kedua, terjadi 5 menit setelahnya, tepatnya pada pukul 18.10 wita.

Baca: Getaran Gempa Donggala Dirasakan di Samarinda, Pasien RSUD AW Sjahranie Sempat Dievakuasi

"Guncangan kedua lebih terasa guncangannya dari guncangan pertama. Warga berhambur menjauh dari bangunan Rusunawa Siaga," ujar Dharma.

Bhabinkamtibmas juga datang ke lokasi Rusunawa Siaga, setelah dihubungi salah satu warga.

"Sebagian lagi masih pada di luar area Rusunawa, warga ndak berani naik ke rumah (susun)," ujar Dharma. (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved