Kesehatan

Ibu yang Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Lahirkan Anak Down Syndrome, Ketahui Tanda-tandanya

Ada banyak isu kesehatan yang harus dihadapi ibu yang menjalani kehamilan di atas usia 35 tahun.

Ibu yang Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Lahirkan Anak Down Syndrome, Ketahui Tanda-tandanya
(BOLDSKY)
Ilustrasi ibu hamil. 

TRIBUNKALTIM.CO -- Ada banyak isu kesehatan yang harus dihadapi ibu yang menjalani kehamilan di atas usia 35 tahun.

Menurut dr. Ridwan Mahmudin SpOG, salah satunya adalah risiko melahirkan anak Down Syndrom (DS) atau kelainan genetik akibat kelebihan kromosom.

Ridwan menjelaskan, sejak lahir perempuan memiliki 400.000 sel telur yang setiap bulan akan dilepaskan terus sampai menopause.

Sayangnya, ketika perempuan sudah mencapai usia 35 ke atas, kualitas sel telurnya terus menurun.

Video Detik-detik Sebelum Tsunami Menerjang, Pria Ini Teriak dari Atas Gedung Peringati Warga

Hal ini pun berpengaruh pada 23 kromosom yang dikeluarkan—termasuk kromosom 21 di dalamnya yang berkaitan dengan masalah Down Syndrome.

Normalnya, setiap dari kita memiliki 46 kromosom, hasil dari berpasangan kromosom 1 - 23.

"Nah, pada Down Syndrome, kromosom 21 harusnya ada dua—ini ada tiga. Jadi kita sebut sebagai trisomy 21. Jumlah kromosom pun jadi 47," ungkap Ridwan dalam acara talkshow di ajang Popmama Expo di Mal Gandaria City Jakarta, (29/9/2018).

UPDATE - Korban Tewas Gempa dan Tsunami di Palu Jadi 832 Orang

Anak yang mengalami DS akan memiliki sejumlah keterbatasan, seperti gangguan penglihatan dan pendengaran, dan perkembangan intelektualnya lebih lambat.

Intervensi Ridwan mengungkapkan, secara alami, risiko DS tidak bisa dicegah.

Ada pun yang bisa dilakukan dokter adalah memantau kehamilan, apakah ada tanda-tanda melahirkan anak down syndrome atau tidak.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved