Gempa dan Tsunami Sulteng

Pemerintah RI Tetapkan Balikpapan sebagai Pusat Penerima Bantuan dari 18 Negara Sahabat

Pemerintah RI akan menjadikan Balikpapan sebagai Tempat atau salah satu pusat untuk menerima bantuan dari 18 negara sahabat.

Pemerintah RI Tetapkan Balikpapan sebagai Pusat Penerima Bantuan dari 18 Negara Sahabat
TRIBUN KALTIM/ARIS JONI
Gelar rakor di Balikpapan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Wiranto mengatakan, Pemerintah RI akan menjadikan Balikpapan sebagai tempat atau salah satu pusat untuk menerima bantuan dari 18 negara sahabat. 

Diterangkannya, upaya-upaya tersebut bertujuan untuk melakukan penormalisasian kehidupan masyarakat di Palu dan Donggala akibat bencana gempa dan tsunami.

Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala, CEO Google Umumkan Donasi 1 Juta Dollar

Oleh karena itu dirinya berusaha untuk segera memfungsikan Telekomunikasi terutama ponsel, BBM dan Bahan makanan harus digelontorkan ke Palu sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapat bantuan logistik.

"Bantuan Kesehatan juga perlu, karena banyak korban yang luka perlu dirawat," tandasnya.

Dirinya juga mengapresiasi Pemerintah Kota Balikpapan yang bersedia membantu pemerintah pusat dalam penanganan korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala ini.

Belum Sempat Daftar CPNS 2018? Masih Ada Kesempatan, Penutupan Diundur hingga 15 Oktober 2018!

"Target kita sampai pulih dan normal dalam rangka normalisasi kehidupan dan kebutuhan korban," pungkasnya.

Rapat Koordinasi tersebut di laksanakan di Hotel Platinum, Balikpapan sekitar pukul 21.30 wita dan dihadiri Para pejabat negara diantaranya, Kapolri Jendral Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam RI) Wiranto, Kepala Basarnas RI Muhammad Syaugi, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nilla Moeloek. Serta Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan pimpinan SKPD di Kota Balikpapan. (*)

Penulis: Aris Joni
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved