Gempa dan Tsunami Sulteng

Kapal Kayu Pengangkut Bantuan Korban Gempa dan Tsunami Palu Hilang Kontak

Kapal pengangkut bantuan untuk korban gempa dan tsunami Palu ini diperkirakan hilang kontak di sekitar perairan Manubar, Sangkulirang, Kutai Timur.

Kapal Kayu Pengangkut Bantuan Korban Gempa dan Tsunami Palu Hilang Kontak
canva
Ilustrasi kapal hilang kontak 
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Margaret Sarita
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Hingga saat ini Rabu (4/10/2018) belum ada kabar dari kapal pengangkut bantuan untuk korban gempa dan tsunami Palu yang berangkat awal pekan ini dari Dermaga Benua Baru, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. 
Kapal pengangkut bantuan untuk korban gempa dan tsunami Palu ini diperkirakan hilang kontak di sekitar perairan Manubar, Sangkulirang, Kutai Timur. 

Diketahui kapal pengangkut bantuan korban gempa dan tsunami Palu ini berangkat Senin (1/10/2018) lalu hilang kontak di perairan Manubar, Kecamatan Sangkulirang.
Hingga saat ini, belum ada titik terang tentang awak kapal yang menumpang kapal berbahan kayu tersebut. 
Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan mengatakan, kapal yang membawa belasan awak, hilang kontak sejak Selasa (2/10/2018) lalu.
"Kapal Motor dinakhodai Tafa. Mereka bertolak ke Palu dari Pelabuhan Sangkulirang, Senin (1/10/2018) sekitar pukul 11.00 siang. Kemudian disusul oleh kapal yang dinakhodai Mansur sekitar pukul 13.00 siang," ungkap Teddy.
Informasi dari Mansur, kata Teddy, ia sempat melihat  kapal yang dinakhodai Tafa berlayar di pesisir Pantai Manubar.
Namun, saat Mansur tiba di Pelabuhan Palu, Selasa (2/10/2018), ia tak melihat kapal Tafa.
Kabar kedatangan Tafa juga tidak ada di Palu. 
"Belum sampainya Tafa ke Palu, langsung diinformasikan Mansur ke aparat Polsek Sangkulirang. Mereka pun bergegas menuju Pos AL di Manubar untuk berkoordinasi dan melakukan pencarian.
Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada kabar tentang kapal Tafa," ujar Teddy.(*)
Follow Instagram tribunkaltim
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help