Gempa dan Tsunami Sulteng

Banyak Korban Gempa dan Tsunami Sulteng Ingin Menetap di Balikpapan, Ini Usulan Rizal Effendi

Rizal menegaskan hingga saat ini belum ada rencana pemerintah untuk menempatkan pengungsi yang ingin menetap di Kaltim.

Banyak Korban Gempa dan Tsunami Sulteng Ingin Menetap di Balikpapan, Ini Usulan Rizal Effendi
TRIBUN KALTIM/SITI ZUBAIDAH
Rizal Effendi, Wali Kota Balikpapan 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Aris Joni

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan di bawah arahan Pangdam dan kapolda Kaltim banyak bergerak untuk menangani pengungsi korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin, (8/20/2018).

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan, hingga saat ini para pengungsi masih terus bergerak, adanya menetap sementara di Balikpapan dan ada pula yang transit dan langsung berangkat ke kampung halamannya seperti di Jawa dan Sumatera.

"Untuk yang transit, mereka menunggu di bandara dan ikut pesawat Hercules yang rutenya ke Jawa. Sedangkan untuk yang tinggal di Balikpapan, kita tampung di Base Ops Lanud Domber Balikpapan dan Asrama Haji Balikpapan," ujar Rizal.

Khabib Nurmagomedov, Sang Penakluk Conor McGregor, Ini Kisah Saat Ronaldo Ikuti Khabib Ucap Salam

Saat ditanya adanya beberapa pengungsi yang ingin menetap di Balikpapan karena relatif aman, Rizal menegaskan hingga saat ini belum ada rencana pemerintah untuk menempatkan pengungsi yang ingin menetap di Kaltim.

Namun, ia berpendapat bahwa jika memang ada warga yang ingin menetap di Kaltim, pemerintah bisa memprogramkan transmigrasi yang bersifat spontan dan menempatkan di daerah yang masih memiliki lahan luas.

Dikalahkan Marc Marquez di MotoGP Thailand 2018, Ini Komentar Andrea Dovizioso

Penantian Sutopo Terjawab saat Raisa Ucapkan Selamat Ulang Tahun, Begini Reaksi Humas BNPB

"Kita bisa laporkan ke gubernur kalau memang ada warga yang ingin menetap di sini. Tapi, tidak hanya di Balikpapan, mungkin bisa diusulkan ke daerah tetangga yang lahannya masih luas seperti Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Kartanegara (Kukar) atau Kutai Timur (Kutim)," ujarnya.

Menurutnya, di tiga daerah tersebut yakni PPU, Kukar, dan Kutim masih memiliki lahan yang luas dan porensi pertanian dan perkebunannya juga masih besar.

Selama 14 Tahun, Kakek Asal Yogyakarta Ini Setia Dorong Kursi Roda Istrinya untuk Terapi Ginjal

Bukan Pertama Kali Ratna Sarumpaet Ditahan, Atiqah Hasiholan Sempat Sebut Ibunya Penjahat Bangsa

"Kalau memang ada, nantinya kita bisa usulkan ke pemerintah provinsi Kaltim untuk program trasmigrasi ini," pungkasnya. (*)

Penulis: Aris Joni
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help