Pileg 2019

Logistik dan APK Pemilu di Kaltara Gunakan Bahan Mudah Didaur Ulang

(KPU) mengklaim penggunaan Alat Peraga Kampanye (APK) termasuk logistik pemilu mengutamakan bahan-bahan yang mudah didaur ulang.

Logistik dan APK Pemilu di Kaltara Gunakan Bahan Mudah Didaur Ulang
Tribun Kaltim/M Arfan
Suryanata Al Islami (kanan) Ketua KPU Kalimantan Utara memperlihatkan maskot pemilu 2019 "Sang Sura (Surat Suara)" di Kantor KPU Kalimantan Utara, Senin (8/10/2018). 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklaim penggunaan Alat Peraga Kampanye (APK) termasuk logistik pemilu mengutamakan bahan-bahan yang mudah didaur ulang.

Pengutamaan bahan yang mudah didaur ulang, kata Ketua KPU Kalimantan Utara Suryanata Al Islami sebagai bentuk komitmen kepedulian KPU terhadap lingkungan. APK dan logistik yang digunakan bukan dalam jumlah sedikit.

"Mulai dari surat suara, formulir, dan APK, dan lain-lain itu bahannya dari alam. Jadi kita harus bijak terhadap lingkungan," kata Suryanata kepada Tribunkaltim.co, Senin (8/10/2018).

Baca: Merapat di Pelabuhan Semayang, KM Labobar Bawa Ratusan Pengungsi dari Sulteng

Selama ini, tuturnya, kegiatan-kegiatan rapat pimpinan KPU se-Indonesia selalu diawali dengan kegiatan penanaman pohon. Hal itu sebagai bentuk timbal balik banyaknya pohon yang harus ditebang untuk memenuhi kebutuhan surat suara dan formulir keperluan pemilu lainnya.

Penanaman pohon itu juga lanjutnya sebagai simpanan untuk generasi-generasi mendatang.

Untuk diketahui, APK yang difasilitasi oleh KPU Kalimantan Utara ialah baliho berukuran 3x5 meter. Rinciannya 16 buah untuk masing-masing tim kampanye Calon Presiden-Wakil Presiden, 11 buah untuk masing-masing parpol, dan 5 buah untuk perseorangan calon DPD.

Selain itu, peserta pemilu juga diperbolehkan membuat sejumlah bahan kampanye seperti selebaran, brosur, pamflet, poster, stiker, pakaian, penutup kepala, alat minum/makan, kalender, kartu nama, pin, dan alat tulis  paling sedikit memuat visi dan misi serta program peserta pemilu.

Baca: Dalam Semalam Lamuba Kabupaten Berau Kumpulkan Rp 83 Juta untuk Korban Bencana di Palu dan Donggala

"Bahan-bahan kampanye itu tidak boleh dipasang di sembarang tempat seperti di pohon, rumah sakit, sekolah, gedung milik pemerintah," katanya. 

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved