Gempa dan Tsunami Sulteng

14 Negara Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Sulteng Melalui Balikpapan

Sejak ditetapkan sebagai daerah penyangga penanganan bencana gempa dan tsunami Sulteng, berbagai negara sahabat berbondong membantu Indonesia.

14 Negara Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Sulteng  Melalui Balikpapan
Tribun Kaltim/Rachmad Sujono
14 Negara Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Sulteng Melalui Balikpapan 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

14 Negara Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Sulteng Melalui Balikpapan

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sejak ditetapkan sebagai daerah penyangga penanganan bencana gempa dan tsunami Sulteng, berbagai negara sahabat berbondong membantu Indonesia.

Selain mengirim logistik kemanusiaan, mereka turut bantu mendistribusikan logistik ke Palu, Sulteng. Dari data yang dihimpun dari base ops Lanud Balikpapan, 19 pesawat militer mendarat di Balikpapan.

Sebanyak 14 negara tercatat mendaratkan pesawat militernya di Balikpapan. Mulai dari Singapura, India, Malaysia, Jepang, New Zealand, Australia, Inggris, Amerika, Ukraina, Swiss, Turkey, Rusia dan Korea Selatan.

Baca: 5 Fakta Terbaru Gempa dan Tsunami Sulteng, Warga Palu Panik Ada Gempa Susulan 5,2 Selasa Pagi

"Logistik yang di gudang bertambah terus, karena bantuan terus mengalir. Simpati dan empati negara sahabat masih mengalir," kata Danlanud Dhomber Balikpapan, Kolonel pnb Muhammad Mujib, Selasa (9/10/2018).

Lebih lanjut, Mujib mengatakan, dalam sehari bisa 15 pesawat tipe hercules shorty (lepas landas) ke Palu membawa bantuan logistik kemanusiaan. "Nah, satu hercules itu rata-rata bisa angkut sampai 13 ton. Tinggal kalikan saja," tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, dari informasi yang dihimpun, Selasa (9/110/2018), Singapura, Amerika, Australia, New Zealand, Jepang dan Korsel terbang ke Palu membawa bantuan logistik. Masing-masing membawa logistik seberat, 9 ton, 14 ton, 14 ton, 10 ton dan 10 ton.

Terkait arus pengungsian, belakangan ini menurun tak seperti hari sebelumnya. Menurut Danlanud, disebabkan adanya pergerakan korban menggunakan jalur laut.

"Karena kemarin ada pergerakan kapal dari angkatan laut, sekitar 900 orang menuju Pelabuhan Semayang dari Palu," ungkapnya.

Baca: Di Samarinda, Pengungsi Gempa dan Tsunami Palu Tidur di Teras Rumah Warga

"Hari ini sekitar 362 total datang. Setiap hari kita layani optimal, menangani sebagai tempat transit sementara dan beberapa hari," sambungnya.

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help