Disdukcapil PPU Khawatir Server Rusak

Disdukcapil Penajam Paser Utara (PPU) mulai mengalami kekhawatiran terhadap kerusakan server yang mereka miliki.

Disdukcapil PPU Khawatir Server Rusak
TRIBUN KALTIM/SAMIR
Kadisdukcapil tunjukkan server yang pernah alami gangguan. 

Laporan wartawan tribunkaltim. Co, Samir Paturusi

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Penajam Paser Utara (PPU) mulai mengalami kekhawatiran terhadap kerusakan server yang mereka miliki.

Pasalnya beberapa hari lalu pelayanan pencetakan e-KTP sempat berhenti sehari akibat server yang mulai difungsikan 2017 lalu mengalami kerusakan.

Kepala Disdukcapil PPU, Suyanto, Selasa (9/10/2018) menjelaskan, kerusakan server tersebut bukan kali pertama namun sudah pernah mengalami kerusakan sebelumnya, apalagi saat voltase listrik PLN menurun.

Ditanya Kabar Rencana Pernikahan Maia Estianty, Begini Reaksi Ahmad Dhani

Ia mengungkapkan, server yang merupakan bantuan pusat ini merupakan pusat data dan menyimpan data warga dari pusat.

Ia mengatakan, data tersebut digunakan untuk dasar melakukan pencetakan e-KTP.

"Kalau server itu gangguan jelas tak bisa mencetak e-KTP karena itu pusat datanya. Bayangkan saja mulai dipakai 2017 lalu dan sudah banyak data yang tersimpan," katanya.

Kebagian Shift Kerja di Malam Hari Bikin Kamu Kurang Tidur? Terapkan 9 Cara Ini

Ia mengatakan bila tak ada pergantian server ini dikhawatirkan akan mengganggu pencetakan e-KTP termasuk Pilpres dan Pileg.

Apalagi dalam sehari sekitar 200 e-KTP yang dicetak petugas Disdukcapil.

Untuk pengadaan server ini lanjutnya, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 300 juta sehingga diharapkan tahun depan dianggarkan untuk pergantian peralatan server.

Konsistensi AC Milan, Tak Terkalahkan di Liga Italia dan Europa!

Tanpa Ayah dan Ibu, Begini Potret Kehidupan Keanu Putra Almarhum Adjie Massaid dan Angelina Sondakh

Sementara untuk perekaman e-KTP dan pencetakan KK, Suyanto mengatakan tak terganggu karena datanya secara langsung tanpa harus melalui server.

"Tapi kalau nanti KTP mereka akan dicetak jelas harus melalui server. Hal ini yang menjadi kendala bagi kami kalau sewaktu-waktu server alami gangguan atau kerusakan, " jelasnya.

Ini Alasan Mahfud MD Tak Hadir Diundang ILC Bahas Kasus Hukum Ratna Sarumpaet

Suyanto menyatakan, untuk saat ini server masih bisa digunakan untuk menyimpan data kependudukan, namun dikhawatirkan bila masih sering digunakan bisa kembali alami gangguan. (*)

Penulis: Samir
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved