Gempa dan Tsunami Sulteng

Pengungsi Gempa dan Tsunami Sulteng di Balikpapan Masih Butuh Bantuan

Seminggu pascagempa dan tsunami di Palu dan Donggala, eksodus besar-besaran masyarakat Palu terutama yang perantau masih terjadi.

Pengungsi Gempa dan Tsunami Sulteng di Balikpapan Masih Butuh Bantuan
TRIBUN KALTIM/ANDRIAS HILLBERT LAPIAN
Salah satu posko bantuan untuk pengungsi korban gempa dan tsunami Sulteng, di seberang kantor Pelni terlihat kosong karena seluruh bantuan sudah diangkut menggunakan kapal. 

Pengungsi Gempa dan Tsunami Sulteng di Balikpapan Masih Butuh Bantuan

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Andrias HIllbert Lapian

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Seminggu pasca gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, eksodus besar-besaran masyarakat Palu terutama yang perantau masih terjadi.

Dilaporkan 972 orang naik KM Labobar dari Pantoloan menuju beberapa kota, Senin (8/10/2018).

Di antaranya di Balikpapan, diperkirakan 666 orang turun dari kapal motor tersebut.

Beberapa pengungsi ada yang melanjutkan perjalanan ke beberapa kota di sekitar Balikpapan.

Ada yang menuju bandara untuk terbang ke kota asal, dan beberapa terpaksa mengungsi karena hanya ingin keluar dari Palu namun tidak memiliki tujuan yang tetap.

Pengungsi yang tidak memiliki tujuan ini ditampung di Asrama Haji Embarkasi Balikpapan.

Ditanya Kabar Rencana Pernikahan Maia Estianty, Begini Reaksi Ahmad Dhani

Menurut data yang dihimpun tim Tribunkaltim.co, 44 orang diantar menggunakan transportasi yang disediakan TNI ke Asrama Haji Embarkasi Balikpapan.

Di tempat itu mereka bergabung dengan para pengungsi lain yang sudah datang terlebih dahulu.

Melihat banyaknya pengungsi yang datang dan menetap sementara di beberapa titik di lokasi Balikpapan, Kepala KSOP Balikpapan, Capt Jhonny Runggu Silalahi, masih mengharapkan bantuan dari masyarakat Balikpapan.

Kebagian Shift Kerja di Malam Hari Bikin Kamu Kurang Tidur? Terapkan 9 Cara Ini

Diketahui KSOP, Pelni, Polres Balikpapan, TNI AL di Balikpapan serta beberapa instansi terkait mendirikan posko di seberang kantor Pelni yang dikirim melalui jalur laut namun ada yang disisihkan untuk melayani pengungsi yang datang ke Balikpapan.

Budiman Sudjatmiko Duga Ada Konspirasi Soal Kasus Kebohongan Ratna Sarumpaet, Ini Penjelasannya

Tanpa Ayah dan Ibu, Begini Potret Kehidupan Keanu Putra Almarhum Adjie Massaid dan Angelina Sondakh

Ini Alasan Mahfud MD Tak Hadir Diundang ILC Bahas Kasus Hukum Ratna Sarumpaet

“Kepada masyarakat yang berkenan memberikan bantuan, saat ini yang dibutuhkan pengungsi yaitu selimut, sikat gigi odol, sandal jepit, handuk, dan lain sebagainya”, jelasnya saat ditemui setelah ia mengurus keberangkatan pengungsi yang berlabuh di Balikpapan dari Pantoloan ke Asrama Haji Balikpapan, Senin (8/10/2018). (*)

Penulis: Andrias Hillbert Lapian
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved